Belakangan ini, saya melihat banyak yang merasa penjualan sedang menurun. Penurunan penjualan tidak melulu disebabkan oleh kompetitor atau permintaan; ada banyak faktor yang memengaruhinya. Namun, yang jelas, kita bisa melihat dari sisi permintaan (demand) dan penawaran (supply).
Untuk memeriksa demand, saya punya beberapa *tool* yang bisa Anda gunakan di ghanirozaqi.com. Kali ini, saya akan fokus pada sisi supply dengan melakukan studi kasus menggunakan Google Trends.
Benarkah Kompetisi Makin Berat?
Untuk menjawab pertanyaan apakah kompetisi makin berat, mari kita cek Google Trends. Saya mencari kata kunci 'Shopee Seller Center' untuk melihat apakah jumlah orang yang mencari ini meningkat.
Setelah mengatur rentang waktu pencarian menjadi 5 tahun, terlihat jelas bahwa tren pencarian untuk 'Shopee Seller Center' sedang naik. Ini menunjukkan bahwa semakin banyak orang yang tertarik untuk menjadi penjual di Shopee.
Menariknya, ada pola penurunan pencarian yang periodik, biasanya sekitar bulan April. Ini mungkin karena banyak penjual yang mengambil jeda setelah Lebaran untuk menikmati keuntungan mereka. Namun, secara keseluruhan, tren 5 tahun terakhir menegaskan bahwa jumlah penjual terus bertambah, yang berarti kompetisi memang semakin ketat.
Tren Penjual di TikTok
Selanjutnya, saya ingin melihat bagaimana tren untuk 'TikTok Seller Center'. Ternyata, tren pencarian untuk TikTok Seller Center juga meningkat pesat. Bahkan, data menunjukkan bahwa lebih banyak orang mencari TikTok Seller Center dibandingkan Shopee Seller Center!
Persaingan di TikTok sebagai penjual juga semakin ketat. Ada penurunan tajam pada Oktober 2023, yang saya duga terkait dengan kebijakan pemerintah mengenai larangan berjualan di TikTok pada saat itu. Setelahnya, tren kembali naik dan bahkan melampaui Shopee dalam intensitas pencarian.
Bagaimana dengan Afiliasi?
Saya juga tertarik untuk mengecek tren pencarian untuk 'TikTok Affiliate' dan 'Shopee Affiliate'.
- TikTok Affiliate: Pencarian untuk kata kunci ini cenderung stagnan atau stabil, tidak ada kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
- Shopee Affiliate: Justru sebaliknya, tren pencarian 'Shopee Affiliate' menunjukkan penurunan yang signifikan sejak awal tahun ini. Saya melihat para afiliator Shopee banyak yang mulai beralih menjadi penjual atau berhenti dari program afiliasi. Saya pribadi juga mengenal beberapa orang yang dulunya rutin fokus di afiliasi, kini tidak lagi.
Kesimpulan
Berdasarkan data Google Trends ini, ada beberapa kesimpulan yang bisa saya tarik:
- Kompetisi Makin Berat: Fakta menunjukkan bahwa jumlah penjual di platform seperti Shopee dan TikTok memang terus bertambah, sehingga persaingan semakin ketat.
- Afiliasi Shopee Menurun: Tren pencarian untuk afiliasi Shopee mengalami penurunan drastis. Ini bisa menjadi peluang baru atau justru indikasi bahwa model bisnis afiliasi di Shopee sedang berubah.
- Afiliasi TikTok Stabil: Sementara itu, minat terhadap afiliasi TikTok cenderung stabil.
Data ini memberikan gambaran jelas tentang dinamika pasar e-commerce saat ini. Anda bisa menginterpretasikan data ini lebih jauh atau mengeksplorasi sendiri di Google Trends untuk menemukan insight lainnya.
Oh iya, tadi kita baru saja mengecek sisi supply. Jika Anda tertarik untuk mengecek demand, saya punya dua *tool* di ghanirozaqi.com: GR RND dan Volume Pencarian. Terutama *tool* Volume Pencarian, itu sangat penting untuk analisis demand.

0 Response to "Menganalisis Kompetisi Bisnis Online: Studi Google Trends di Shopee dan TikTok"
Posting Komentar