My Sticky Gadget

Belajar Jualan Online di Shopee

Tanya Jawab Seputar Optimasi Toko Shopee: Iklan, Jasa, hingga Permasalahan Akun

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Selamat datang kembali di sesi "curhat" saya, di mana saya mencoba menjawab berbagai pertanyaan dan permasalahan dari teman-teman seputar berjualan online. Semoga jawaban-jawaban saya bisa membantu, dan mohon dimaafkan jika ada yang belum bisa saya jawab secara tuntas.

Jasa Optimasi Toko Shopee: Apakah Recommended?

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah mengenai jasa optimasi toko di Shopee. Mas Riza Rahmana bertanya apakah jasa optimasi ini direkomendasikan, terutama bagi mereka yang memproduksi barang sendiri dan sibuk mengurus produksi.

Saya cukup yakin bahwa jasa optimasi, terutama yang kredibel, tidak akan pernah berniat untuk menjatuhkan toko Anda. Mereka pasti ingin melihat toko Anda berkembang. Namun, perlu diingat bahwa dalam bisnis, tidak ada jaminan keberhasilan 100%. Ada yang berhasil, ada pula yang mungkin belum mencapai target. Ini adalah hal yang wajar.

Jika Anda mencari rekomendasi, saya menyarankan untuk memilih penyedia jasa yang sudah terbukti kredibel dan memiliki rekam jejak yang baik. Beberapa nama yang sering saya dengar adalah Om Led dan Om Botak. Mereka cukup dikenal dan saya percaya mereka memiliki niat baik untuk membantu toko Anda berkembang. Hindari jasa yang tiba-tiba muncul tanpa rekam jejak jelas, karena itu sangat berisiko. Tentu saja, biasanya jasa dengan rekam jejak bagus memiliki biaya yang lebih tinggi, tapi itu sebanding dengan potensi hasilnya.

Syarat dan Batasan Shopee Mall

Pertanyaan berikutnya datang dari Mas B Official mengenai Shopee Mall. Beliau ingin tahu syarat-syaratnya dan apakah satu merek bisa memiliki banyak Shopee Mall.

Secara umum, syarat utama untuk Shopee Mall adalah harus memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) yang terdaftar dan badan hukum. Detail syarat lainnya bisa berubah sewaktu-waktu, jadi sebaiknya cek langsung di Seller Center Shopee. Di sana ada panduan lengkap untuk pendaftaran Shopee Mall.

Mengenai satu merek bisa punya banyak Shopee Mall, sepengetahuan saya, tidak bisa. Satu HAKI hanya bisa untuk satu Shopee Mall. Jadi, jika Anda punya merek "B Boy" (yang mungkin akan sulit disetujui karena terlalu generik) dengan berbagai kategori produk seperti baju dan celana, Anda tidak bisa membuat mall terpisah untuk setiap kategori.

Strategi Iklan Shopee: Evaluasi dan Optimalisasi

Mas Purnomo Singgih, seorang penjual fashion anak-anak dengan produk seharga Rp55.000, berbagi pengalamannya beriklan di Shopee dan meminta saran evaluasi. Beliau mendapatkan ROAS (Return On Ad Spend) 20 dengan budget iklan Rp50.000 dan penjualan Rp1 juta. ROAS impasnya adalah 18, namun beliau sudah "meng-up" target impasnya menjadi 18, padahal ROAS impas sebenarnya sekitar 15. Ini berarti beliau untung tipis.

Saya berpendapat bahwa bagi pemula, jika iklan tidak rugi itu sudah sangat bagus, karena banyak pemula yang justru mengalami kerugian saat beriklan. Lantas, apa yang harus dievaluasi?

Mas Purnomo sudah memiliki CTR (Click-Through Rate) yang bagus, yaitu 4.38%. Langkah selanjutnya adalah mengecek Card Rate. Card Rate mengukur berapa persen pengunjung yang menambahkan produk ke keranjang belanja (Add To Cart/ATC) dari total pengunjung. Anda bisa melihat data ini di menu Performa Toko di Seller Center.

Sebagai gambaran, Card Rate yang bagus biasanya 20% ke atas. Jika ada produk Anda yang Card Rate-nya di bawah 20%, saran saya pertimbangkan untuk menghentikan iklannya atau bahkan menghentikan penjualan produk tersebut karena mungkin ada masalah pada produk atau listingnya.

Tips Iklan Produk Baru di Shopee

Mas Islam Ori bertanya tentang strategi iklan untuk produk baru, khususnya terkait penggunaan GMV Max Auto dan kapan harus beralih atau cut loss jika ROAS-nya jauh di bawah ideal.

Saat beriklan untuk produk baru, kita memang harus "pasrah" dan mengikuti alur sistem Shopee. Ini biasanya berlaku sampai produk tersebut mendapatkan sekitar tujuh pesanan (tergantung kategori, fashion umumnya tujuh, elektronik bisa dua atau tiga). Selama fase ini, biarkan sistem berjalan. Anda bisa menekan budget harian di angka Rp25.000 saja. Jika produk tidak kunjung mencapai fase GMV Max ROAS atau tidak mendapatkan pesanan meskipun sudah diiklankan, itu bisa menjadi indikasi bahwa produk tersebut memang bermasalah atau permintaannya rendah.

Menangani Akun Shopee yang Diblokir Permanen

Salah satu kasus yang paling sulit adalah pemblokiran akun. Mas El Zailani mengalami pemblokiran permanen, tidak hanya akunnya tetapi juga perangkat yang pernah login ke akun tersebut. Akibatnya, ia tidak bisa lagi login ke akun Shopee lain dari perangkat yang sama, dan bahkan HP admin pun ikut terkena dampak.

Kasus pemblokiran perangkat ini cukup parah dan saya pernah menemui kasus serupa hanya dua kali, di mana biasanya karena pelanggaran yang sangat berat, seperti penyalahgunaan yang masif. Mas El Zailani menjelaskan bahwa ia berjualan dropship dan satu-satunya SKU yang bermasalah adalah peluru ketapel (yang dihapus) dan alat pijat getar mata (yang juga dihapus). Kemudian akunnya diblokir permanen dengan alasan menjual senjata tajam dan alat getar (diduga vibrator dewasa).

Saya pribadi merasa kasus ini seharusnya tidak seberat itu, dan kemungkinan besar ini adalah kesalahan sistem AI Shopee dalam mendeteksi produk. Pengalaman saya, Shopee masih lebih "manusiawi" dibandingkan platform lain seperti TikTok dalam penanganan kasus. Oleh karena itu, saya menyarankan untuk terus melakukan banding. Meskipun jawaban awal seringkali menyatakan tidak bisa dipulihkan, perjuangkan terus banding Anda melalui aplikasi atau email, karena tidak ada bedanya.

Yang penting, jika Anda ingin membuat akun baru, pastikan untuk mengisolasi perangkat dan jaringan. Jangan pernah menghubungkan akun baru dengan Wi-Fi atau perangkat yang pernah digunakan untuk akun yang diblokir. Bahkan membeli HP baru pun, jika login menggunakan Wi-Fi yang sama, bisa berisiko. Ini karena yang diblokir adalah IP, bukan hanya perangkat fisik. Ini memang situasi yang sangat sulit, apalagi jika omset sudah mencapai puluhan juta per bulan. Saya turut berduka atas kondisi ini. Perlu diperhatikan juga, jika ada akun lain dengan identitas yang sama, ada kemungkinan juga akan ikut terblokir.

Demikian beberapa pertanyaan yang berhasil saya jawab di sesi kali ini. Semoga bermanfaat bagi teman-teman semua yang sedang berjuang di Shopee. Jangan lupa untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi ghanirozaqi.com.

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

0 Response to "Tanya Jawab Seputar Optimasi Toko Shopee: Iklan, Jasa, hingga Permasalahan Akun"

Posting Komentar