My Sticky Gadget

Belajar Jualan Online di Shopee

Analisis Metode Pembayaran Shopee: Seberapa Penting COD dan SPayLater Ekstra?

Kali ini, saya ingin berbagi studi kasus mengenai metode pembayaran di Shopee. Metode pembayaran apa yang paling populer dan paling banyak digunakan? Fokusnya adalah untuk Anda yang sedang mempertimbangkan untuk menonaktifkan metode pembayaran COD (Cash on Delivery) atau mengaktifkan/menonaktifkan SPayLater Ekstra.

Seberapa signifikan pengaruh COD dan SPayLater Ekstra? Mari kita lihat data penjualan dari toko saya. Data ini seharusnya tidak akan jauh berbeda dengan data Anda.

Metodologi Analisis Data

Saya akan menganalisis data dari dua toko saya. Pertama, saya mengekspor data transaksi bulan Agustus dari toko pertama. Setelah mengunduh data, saya melakukan hal serupa untuk toko kedua.

Tujuan saya adalah mengecek berapa persentase metode pembayaran COD dan SPayLater. Proses perhitungannya cukup mudah. Pertama, saya mengidentifikasi metode pembayaran unik yang digunakan. Kemudian, saya menghitung jumlah transaksi untuk setiap metode pembayaran, termasuk Saldo ShopeePay.

Hasil Analisis Toko Pertama

Di toko pertama ini, setelah dihitung, saya menemukan bahwa COD mencapai hampir 50% dari total transaksi, sementara SPayLater sekitar 10%.

Hasil Analisis Toko Kedua

Jangan buru-buru mengambil kesimpulan. Saya melakukan metode perhitungan yang sama untuk toko kedua. Untuk toko pertama ada 128 orderan dalam sebulan, dan toko kedua 151 orderan. Meskipun jumlah orderan tidak terlalu banyak, distribusi metode pembayarannya cukup menarik untuk diamati.

Perbandingan Persentase Metode Pembayaran:

  • COD: Di toko pertama, COD mencapai 49%, dan di toko kedua 46%. Angka ini relatif konsisten.
  • Saldo ShopeePay: Di toko kedua sekitar 13%, tidak jauh berbeda dengan toko pertama.
  • SPayLater: Yang menarik, SPayLater di toko kedua mencapai 20%, lebih tinggi dibandingkan toko pertama.
  • Metode pembayaran online lainnya: Seperti kartu debit/kredit dan QRIS juga memiliki porsi, dengan QRIS sekitar 7% di toko kedua, dan pembayaran instan bank 2%. Terdapat perbedaan signifikan pada pembayaran online non-SPayLater; toko pertama 16%, toko kedua 2%.

Saya perhatikan, persentase COD di kedua toko saya cukup tinggi, dan saya yakin Anda mungkin juga mengalami hal serupa, dengan kisaran plus minus 10%.

Saldo ShopeePay juga tidak terlalu jauh, sekitar 15% pembeli menggunakan metode ini.

Yang paling penting adalah SPayLater Ekstra. Berdasarkan data saya, kontribusinya antara 10% hingga 20%. Saya menduga, data Anda mungkin juga akan menunjukkan angka sekitar 20%. Saya cukup yakin SPayLater tidak akan melebihi COD, namun porsinya jelas sangat signifikan.

Secara umum, SPayLater dan pembayaran online lainnya masuk dalam kategori 'prepaid', sedangkan COD adalah 'postpaid'. Dari kategori prepaid, pembayaran online biasa memang masih mendominasi, tetapi SPayLater menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Saya rasa ini adalah salah satu alasan mengapa Shopee mendorong penggunaan SPayLater Ekstra: selain Shopee bisa mendapatkan keuntungan dari bunga (jika ada), hal ini juga menstimulus penjual untuk mengaktifkannya karena adanya tambahan diskon atau promo bagi pembeli, meskipun ada biaya admin ekstra yang dibebankan.

Kesimpulan dan Manfaat Analisis Ini

Setidaknya ada dua poin penting yang saya yakin angkanya tidak akan jauh berbeda di toko Anda:

  1. Persentase COD yang sekitar 50% (konon di TikTok bisa di atas 80%, tapi saya kurang tahu pasti).
  2. Saldo ShopeePay sekitar 15%.
  3. Untuk SPayLater, antara 10-20% ini cukup signifikan, namun saya menduga SPayLater tidak akan melebihi COD atau mencapai 50% dari total transaksi.

Lalu, apa gunanya analisis ini?

  1. Jika Anda ingin menonaktifkan COD: Bersiaplah untuk kehilangan sebagian besar orderan. Data ini menunjukkan bahwa COD adalah metode pembayaran terbesar, jadi menonaktifkannya berarti siap kehilangan pesanan dalam jumlah yang cukup signifikan.

  2. Mengaktifkan SPayLater Ekstra atau tidak: Secara pribadi, saya memilih untuk tidak mengaktifkan SPayLater Ekstra. Pertimbangan saya bukan semata-mata soal peningkatan penjualan, melainkan alasan personal. Namun, jika Anda tertarik, mengaktifkannya adalah pilihan yang bagus karena terbukti SPayLater Ekstra menawarkan diskon bagi pembeli dan memiliki porsi yang cukup besar dalam transaksi. Berbeda dengan QRIS atau kartu debit yang kontribusinya masih di bawah 10%. Saya menduga, Shopee akan terus mendorong SPayLater, dan mungkin dalam 6 bulan ke depan, komposisinya bisa berubah dan mencapai sekitar 30%.

Demikian studi kasus ini, semoga bermanfaat bagi Anda.

0 Response to "Analisis Metode Pembayaran Shopee: Seberapa Penting COD dan SPayLater Ekstra?"

Posting Komentar