Beberapa waktu lalu, saya melakukan strategi "tebar jala" untuk iklan. Dari sekitar 600 iklan yang saya jalankan, saya mengeluarkan Rp5 juta, namun revenue yang dihasilkan adalah nol. Ini adalah biaya yang sangat mahal untuk sebuah uji coba, meskipun saya melakukannya dengan sangat cepat, hanya dalam 7 hari.
Izinkan saya mengenalkan sebuah alat yang saya sebut "Anti Gravity" untuk jualan online. Alat ini sangat luar biasa! Bagi Anda yang belum banyak bereksplorasi dengan AI atau jarang berinteraksi dengan alat seperti ChatGPT dan Gemini, saya rasa cepat atau lambat Anda akan merasakan betapa pentingnya teknologi ini.
Kini, Anti Gravity adalah teman baik saya. Dulu, teman baik saya adalah ChatGPT, namun sekarang hubungan saya dengan ChatGPT sudah agak renggang. Teman baik saya sekarang bernama Anti Gravity.
Apa Itu Anti Gravity?
Anti Gravity adalah sebuah AI yang berfungsi sebagai ideator atau lebih tepatnya, AI yang dapat membantu membuat apapun yang bersifat digital. Kita bisa menggunakannya untuk membuat aplikasi, melakukan analisis, membuat video (asalkan kita memiliki API-nya), membuat gambar, dan berbagai hal lainnya. Apapun yang berhubungan dengan digital, yang dulu mungkin membuat kita bingung bagaimana memulainya, kini bisa dilakukan oleh Anti Gravity. AI ini seperti sebuah alat yang membangun alat lain, sebuah paradoks yang awalnya membuat saya bertanya-tanya, "Benda apa ini?" Sampai akhirnya saya memahami betapa kuatnya Anti Gravity ini.
Perjalanan Saya dengan AI
Saya ingin sedikit kilas balik. Dulu, saya jatuh cinta dengan ChatGPT, dengan fitur-fitur seperti ChatGPT Project dan ChatGPT Custom. Namun, setelah saya mendengarkan podcast Neil Patel, ia mengatakan, "Google has everything." Intinya, ia menjelaskan bahwa jika Google merugi dari penjualan Gemini (dulu bernama Bard), itu bukanlah masalah besar bagi mereka karena ukurannya yang sudah sangat besar.
OpenAI, pemilik ChatGPT, adalah perusahaan baru yang memang sedang sangat populer. Namun, Google jauh lebih besar. Mereka memiliki semua data, bahkan mungkin search query atau keyword yang kita masukkan sejak tahun 90-an masih disimpan dan dijadikan data pelatihan untuk Gemini. Sejak mendengar itu, saya berpikir, "Benar juga." Mengapa saya harus membayar langganan ChatGPT dan juga Google One (atau Google Pro) sehingga menjadi dobel? Akhirnya, saya memutuskan untuk berhemat. Saya "menumbangkan" ChatGPT dan fokus pada ekosistem Google.
Kira-kira 6 bulan terakhir, saya sudah sepenuhnya beralih ke lingkungan Google. Banyak sekali tools yang tersedia, dan saya sekarang memprioritaskan produk-produk Google. Saya rasa hampir semua fitur viral kini juga dimiliki oleh produk Google.
Jadi, saya bermigrasi ke Gemini, Gemini Jems, dan lain sebagainya, yang berfungsi sebagai pelengkap dari ChatGPT Project dan ChatGPT Custom. Kemudian, saya juga belajar tentang NotebookLM. Saat saya mengetahuinya, saya sangat terkesan!
NotebookLM: Cerdas tapi Terkadang 'Bodoh'
AI memang pintar, sangat pintar. Tapi terkadang, sumber pengetahuannya berasal dari artikel-artikel yang mungkin sudah tidak relevan lagi, seperti 2 atau 10 tahun lalu. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada kita.
NotebookLM menggunakan konsep RAG (Retrieval-Augmented Generation). Intinya, kita menggunakan AI hanya untuk alur berpikirnya saja, sementara datanya kita berikan sendiri. Konsep ini sangat keren! Dengan NotebookLM, jawaban yang saya dapatkan dari Gemini (yang ada di balik NotebookLM) lebih relevan dengan kebutuhan saya. Dibandingkan jika saya bertanya langsung ke Gemini, meskipun sudah saya beri prompt yang spesifik, kadang masih "ngelantur" karena mengambil informasi lama yang sudah tidak relevan.
Di NotebookLM, kita bisa membuat AI menjawab berdasarkan pengetahuan atau bahan-bahan yang kita berikan. Termasuk saya juga membuat drshopee.ghanirozaqi.com, yang mirip seperti NotebookLM tapi khusus untuk Shopee. Saya terus memperbarui pengetahuannya setiap bulan, karena jika kita bertanya ke ChatGPT atau Gemini sekarang, mungkin mereka masih menyebut "iklan pencarian" atau "iklan serupa" yang padahal sudah tidak ada lagi di Shopee.
Singkatnya, setelah NotebookLM dan juga membangun alat seperti drshopee.ghanirozaqi.com (yang juga berbasis RAG), sekarang saya sangat menikmati bermain dengan Anti Gravity.
Saya pun ragu apakah saya akan terus menggunakan Anti Gravity, karena mungkin ke depannya akan ada AI yang jauh lebih canggih lagi. Perkembangan zaman memang luar biasa dan menakjubkan. Dalam waktu yang relatif singkat, mungkin tidak lebih dari 5 tahun sejak ChatGPT pertama kali muncul, saya sudah berpindah ke berbagai alat AI yang saya "cintai" (dalam tanda kutip).
Dulu, saya adalah pengguna garis keras Google Sheets. Sekarang, saya hampir tidak pernah lagi membuat formula di Google Sheets, apalagi Excel. Jika saya diberikan file Excel oleh klien atau rekan, saya jadi agak bingung dan harus melemparkannya ke AI terlebih dahulu, yang justru memperlambat proses.
Anti Gravity dalam Aksi: Analisis Iklan Shopee
Baik, langsung saja ke contoh penggunaan Anti Gravity. Ini adalah tampilan antarmuka Anti Gravity. Memang terlihat sangat "coding", namun seharusnya bagi yang tidak mengerti coding pun bisa mempelajarinya, asalkan ada kemauan. Belajar sekarang ini sangat mudah.
Sebagai contoh, pada awal Maret lalu, saya melakukan strategi "tebar jala" di Shopee. Saya mengunggah banyak produk dan mengiklankan semuanya, total sekitar 600 iklan. Saya bingung bagaimana menganalisisnya. Sebelum ada Anti Gravity, saya tidak bisa membayangkan bagaimana caranya, mungkin harus mengecek satu per satu secara acak.
Setelah ada Anti Gravity, saya cukup mengirimkan data iklan, dan Anti Gravity akan membuat analisisnya dengan cepat. Dari analisis tersebut, saya menemukan bahwa dari 600 iklan, saya mengeluarkan Rp5 juta tanpa ada revenue. Ini adalah biaya uji coba yang sangat mahal, namun saya melakukannya hanya dalam 7 hari.
Bayangkan jika tanpa Anti Gravity, proses analisis mungkin membutuhkan waktu sebulan penuh dan akan sulit mengejar momentum pasar yang sedang berkembang atau trending. Dengan bantuan AI ini, saya berhasil menemukan 12-14 iklan yang menghasilkan ROAS (Return on Ad Spend) yang bagus. Sejak tanggal itu, saya langsung menghentikan semua iklan yang tidak menghasilkan, dan hanya menyisakan 14 iklan tersebut.
Mengetahui hal ini bukanlah sesuatu yang mudah tanpa AI, tanpa Anti Gravity. Berapa lama saya membuat dashboard analisis seperti itu? Hanya 2 jam! Jika saya menganalisis sendiri, mulai dari mengunduh, mengunggah, memilih data, dan menghindari kesalahan penulisan, mungkin butuh 7 hingga 10 hari, bahkan setengah bulan. Momennya pasti sudah habis. Proses yang sangat cepat ini bisa terjadi berkat Anti Gravity.
Bagaimana Menggunakan Anti Gravity untuk Analisis Bisnis Online?
Secara umum, begini caranya: Anda cukup mengunduh laporan-laporan penting dari platform seperti Shopee, TikTok, Google Ads, atau Google Analytics. Pastikan nama filenya rapi dan jelas, misalnya "Iklan Shopee [Tanggal Awal] - [Tanggal Akhir]" atau "Performa Produk Shopee [Tanggal Awal] - [Tanggal Akhir]". Anda bahkan tidak perlu membuka isi filenya, minimal nama filenya saja yang rapi. Namun, jika Anda bisa merapikan format data di dalamnya (terutama perbedaan format tanggal seperti Year-Month-Day yang saya selalu gunakan sebagai standar internasional), itu akan lebih baik.
Setelah itu, buka Anti Gravity, berikan semua file tersebut, dan katakan apa yang Anda inginkan dari data tersebut. Misalnya, "Tolong cari tahu apa yang harus saya lakukan berdasarkan data ini." Sesederhana itu.
Nantinya, Anti Gravity akan memprosesnya, mencari relevansi, signifikansi, dan berbagai hal lainnya di balik "kotak hitam" AI-nya. Prosesnya mungkin panjang dan iteratif, sampai Anda mendapatkan hasil yang diinginkan. Saya melakukan ini dalam 2 jam, dan pada hari pertama saya meluncurkan 600 iklan itu, saya langsung membangun sistem ini. Keesokan harinya, saya mengevaluasi, menambahkan data, dan akhirnya sampai pada kesimpulan untuk menghentikan 586 iklan dan hanya menjalankan yang tersisa.
Intinya adalah, cobalah praktik sendiri. Di zaman sekarang, kita bisa belajar sangat cepat. Anda tidak perlu menunggu diberitahu, Anda bisa bertanya langsung kepada AI. Saran saya, gunakan NotebookLM. Alat itu sangat mempercepat cara saya belajar dan mendalami sesuatu. Saya pribadi sangat suka "ngulik" atau mendalami hal baru.
Dengan NotebookLM dan Anti Gravity, rasanya seperti diberi taman bermain yang luas. Saya bisa bermain-main, mencoba berbagai hal. Dan mungkin ke depannya akan ada AI lain yang lebih canggih lagi. Perkembangan teknologi sangat cepat.
Jika kita gagap teknologi, kita berisiko tertinggal oleh zaman. Ini sangat berbahaya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.

0 Response to "Transformasi Analisis Data Penjualan Online Saya dengan Anti Gravity AI"
Posting Komentar