My Sticky Gadget

Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Shalat di Kereta Api

Setelah 6 tahun menjadi penggemar Argo Parahyangan kalau ke Jakarta, baru sekarang saya tau kalau ternyata ada mushola di kereta api Argo Parahyangan, sejak kapan ya..

Jadi dari dulu saya kalau pergi ke Jakarta dan jam nya mepet subuh, biasanya shalat di kursi kereta, eh ternyata ada mushola, alhamdulillah bisa menyempurnakan ikhtiar untuk shalat sebaik baiknya.

Mushola di Kereta Api: Bagi Anda yang ingin menunaikan shalat ketika bepergian dengan kereta api, kini tidak perlu khawatir karena fasilitas mushola sudah tersedia di beberapa kereta api di Indonesia. Ada mushola di kereta Argo Parahyangan, kereta api Kahuripan, kereta api Bangunkarta, kereta api Airlangga, kereta api Malabar, kereta api Jayabaya, dan masih banyak lagi. Dengan adanya fasilitas ini, Anda dapat menunaikan ibadah dengan lebih tenang dan nyaman selama perjalanan.

Cara Sholat di Kereta Api: Sebelum menunaikan shalat di kereta api, pastikan untuk mengetahui letak mushola terlebih dahulu. Biasanya mushola terletak di gerbong khusus dan informasi mengenai lokasinya dapat dilihat di dalam kereta atau dari petugas kereta. Setelah menemukan mushola, bersihkan kaki dengan air atau tisu dan lakukan wudhu seperti biasa. Jika air tidak tersedia, Anda dapat menggunakan tisu basah sebagai pengganti. Selanjutnya, masuk ke mushola dan lakukan shalat seperti biasa. Ingat untuk membawa sajadah dan perlengkapan shalat lainnya agar lebih nyaman saat menunaikan ibadah. Dengan mengetahui cara sholat di kereta api, Anda dapat menjalankan ibadah dengan baik dan tetap teratur selama perjalanan.

Ini tips untuk shalat di kertea Argo Parhyangan

1. Jaga wudhu dan kenakan kaos kaki bersih

Nah pas kita mau berangkat ke stasiun, kita harus berwudhu dulu, dan setelah itu pakaikan kaoskaki yang dianggap suci/bersih ya.. Ini jaga2 jika ternyata kita batal wudhu nya, nanti pas wudhu, kaki cukup dibasuh tempurungnya saja (di atas kaos kaki). Seingat saya soal ini dalilnya shahih, silahkan googling sendiri untuk kepastian dalil, ini keywordnya: berwudhu menggunakan sepatu/kaos kaki

2. Lokasi mushola Argo Parahyangan

Karena saya jarang sekali makan di kereta gerbong resotran di kereta api Argo Parahyangan, jadinya saya ga pernah tau kalau ternyata ada mushola, yang ukurannya sekitar 3x4 meter. jadi hanya cukup 2-3 orang saja.

Shalat di kereta api
Shalat di kereta api
Mushola di kereta api Argo Parahyangan
Mushola di kereta api Argo Parahyangan


Jadi lokasi mushola ini tepat sebelum / setelah gerbong restoran ya, ga susah nyarinya. Nah untuk wudhunya harus ke gerbong sebelah, karena gerbong ini ga ada WC nya.

3. menunggu penumpang lain agar berjamaah

Supaya shalat kita lebih sempurna lagi, baiknya nunggu penumpang lain pada berdatangan, supaya bisa shalat berjamaah. Tapi karena sempit, ga mungkin kita zikir habis shalat, karena ngantri, jadi beres shalat cepet-cepet keluar mushola ya

4. Tidak ada arah kiblat / kompas

Nah ini sedikit kekurangan dari mushola di kereta api, meskipun sebenarnya tidak mengapa menghadap mana saja karena kan kereta gerak-gerak ya, jadi arah kiblat relatif terhadap kereta juga gerak-gerak. Tapi setahu saya Nabi Muhammad SAW pernah shalat di onta, pas mulai takbiratul ikhram beliau mengusahakan untuk menghadap kiblat. jadi saran saya:

bagi yang berangkat dari Bandung ke Jakarta:
karena arah kereta berjalan sebagian besar arah NORTH WEST (barat laut), maka baiknya arah kiblat searah dengan arah maju kereta

bagi yang berangkat dari Jakarta ke Bandung:
ya sebaliknya, karena arah kereta berjalan kebanyakan ke arah SOUTH EAST (tenggara), jadi alangkah baiknya kita hadapkan shalat kita di kereta mengarah berlawanan dengan arah kereta maju


==

Baca juga:
Sempitnya Musholla Stasiun Kereta Api Bandung

Review Argo Parahyangan Priority VIP: Biasa Saja


0 Response to "Shalat di Kereta Api"

Posting Komentar