My Sticky Gadget

Belajar Jualan Online di Shopee

Tanya Jawab Seputar Jualan Online: Dari Perubahan Nama Toko hingga Penalti Stok Kosong

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh! Senang sekali bisa berbagi ilmu dan menjawab curhatan teman-teman di forum harian ini. Hari ini, saya akan mencoba menjawab beberapa pertanyaan yang sering muncul seputar berjualan online, khususnya di platform Shopee. Semoga bisa membantu dan memberikan pencerahan untuk kita semua.

Apakah Mengganti Nama Toko Berpengaruh pada Traffic Penjualan?

Salah satu pertanyaan yang masuk adalah mengenai perubahan nama toko. Misalnya, jika Anda sudah berjualan di Shopee selama beberapa bulan, penjualan sudah stabil, namun harus mengubah nama toko karena urusan hak cipta. Pertanyaannya, apakah ini akan memengaruhi traffic, terutama jika nama toko sudah digunakan di nama produk atau foto produk?

Jawabannya tergantung pada persentase repeat order Anda. Repeat order menandakan bahwa pembeli mencari brand Anda secara spesifik. Jika repeat order Anda tinggi, kemungkinan besar pembeli mencari berdasarkan nama brand, sehingga penggantian nama toko bisa membuat produk Anda tidak muncul di pencarian. Namun, jika repeat ordernya kecil atau tidak ada, maka tidak akan ada masalah signifikan.

Lalu, bagaimana dengan iklan? Apakah akan memengaruhi iklan? Untuk iklan, seharusnya tidak ada masalah. Perubahan nama toko tidak akan secara langsung menurunkan performa iklan Anda.

Bagaimana Cara Mengecek Repeat Order di Shopee dan Mengubah Akun Toko dari CV ke Pribadi?

Pertanyaan berikutnya datang dari Mbak Tiara Budi mengenai cara mengecek repeat order di Shopee. Untuk mengeceknya, Anda bisa masuk ke Seller Center, lalu pilih menu 'Performa Produk', dan cari 'Kunjungan Produk'. Di bagian bawah, Anda akan menemukan data pembeli baru dan pembeli saat ini (yang menandakan repeat order).

Pertanyaan kedua dari Mbak Tiara Budi adalah tentang mengubah akun toko dari verifikasi CV menjadi nama pribadi. Ini sangat mungkin dilakukan dan aman. Shopee menyediakan fasilitas untuk perubahan identitas akun. Anda hanya perlu menyiapkan dokumen yang diperlukan dan melakukan perubahan di profil toko Anda.

Menganalisis ROAS dan Keuntungan Akhir: Kenapa Penghasilan Bisa Nol?

Mas Yudine menghadapi masalah perhitungan profit yang membingungkan. Dengan HPP Rp50.000, harga jual Rp122.000, admin 23%, afiliator 10%, BP ROAS 3,7, dan aktual ROAS 8,9, seharusnya ada profit sekitar Rp20.800. Namun, biaya iklan per pesanan justru mencapai Rp20.500, yang membuat profit akhir menjadi mendekati nol setelah dikurangi iklan.

Dugaan saya, ada kesalahan perhitungan di sini. Cost per acquisition (CAC) atau biaya per pesanan iklan adalah turunan dari ROAS. Mereka seharusnya saling berkaitan dan tidak menunjukkan hasil yang bertolak belakang. Saya menyarankan untuk mengecek ulang perhitungan, atau jika perlu, gunakan bantuan AI untuk rekonsiliasi data. Pastikan semua biaya, termasuk pesanan yang dibatalkan, sudah diperhitungkan dengan benar.

Kumpul Rutin di Bandung dan Pentingnya Deklarasi Produk Berbahaya

Sebelum lanjut ke pertanyaan berikutnya, saya ingin mengingatkan teman-teman yang ada di Bandung, kita ada kumpul rutin setiap hari Selasa. Pembayarannya hanya sekali untuk seumur hidup, dan kita bisa ngumpul setiap minggu. Kadang kita hanya ngobrol santai, yang penting kebersamaan. Kalau berminat, nanti link akan saya kirim di grup.

Selanjutnya, Mas Hasan Jombang bertanya mengenai pemberitahuan baru terkait produk berbahaya, khususnya untuk madu dan obat kapsul cair. Selama ini, Mas Hasan menulis 'tidak' pada kolom produk berbahaya. Namun, ada imbauan untuk mengubah deklarasi tersebut. Sepenting apa ini?

Ini sangat penting. Jika Anda tidak mematuhi peraturan, produk Anda bisa ditilang atau diblokir. Produk berbahaya biasanya merujuk pada obat keras, produk memabukkan, produk yang tidak boleh untuk ibu hamil, atau produk yang mudah terbakar. Untuk herbal secara umum seperti madu, jika tidak ada kandungan aneh-aneh (pembesar, dll.), biasanya tidak masalah. Cairan yang dimaksud biasanya adalah cairan yang memiliki potensi bahaya, bukan sekadar bentuk fisik produknya. Jika produk Anda masih live dan merupakan herbal biasa, seharusnya tidak ada masalah. Tapi, selalu ikuti instruksi terbaru dari platform untuk menghindari penalti.

Efek Trial Shopee Extra Plus: Penjualan Melejit Lalu Anjlok

Mas Nriu berbagi pengalamannya dengan trial Shopee Extra Plus. Selama trial, penjualannya melejit dan orderan membeludak, namun setelah trial berakhir, penjualan langsung anjlok. Apakah ini normal?

Faktanya, hal ini memang sering terjadi. Ini adalah strategi platform untuk membuat kita 'kecanduan' fitur dan berharap kita akan melanjutkan berlangganan. Namun, perlu diingat bahwa melanjutkan fitur berbayar belum tentu akan mengembalikan penjualan ke level saat trial. Jadi, ini memang sebuah realita yang harus dihadapi penjual.

Bagaimana Jika Salah Mengisi Stok dan Terjadi Pembatalan?

Mas Banu bertanya tentang dampak jika salah mengisi stok, misalnya stok di sistem ada 10, padahal realitanya kosong. Jika terjadi pembatalan karena stok kosong, apakah ini memengaruhi kesehatan toko?

Ya, tentu saja memengaruhi. Jika kita tidak bisa mengirim, itu akan masuk ke kredit dan memengaruhi performa toko. Ada ambang batas toleransi, biasanya sekitar 10% hingga 15% dari total pesanan gagal kirim dalam seminggu sebelum Anda terkena penalti poin. Jika Anda bisa mengadakan stok dengan cepat, lebih baik isi stok yang lebih tinggi daripada real stok, karena dari sisi customer, jumlah stok tidak terlalu memengaruhi keputusan pembelian, kecuali mungkin untuk data pintar yang menghitung stok sangat besar. Jadi, jika bisa cepat produksi, tidak masalah mengisi stok lebih banyak.

Menangani Orderan Meledak Saat Stok Terbatas dan Penalti Shopee

Terakhir, Mas Harianto Alpen menghadapi situasi di mana tokonya yang menjual masker menerima lebih dari 1.000 orderan semalam, padahal stok riil hanya 100. Jika ia tidak bisa memenuhi 10% dari total orderan dalam 7 hari, apa risiko tertingginya?

Risiko terburuknya adalah Anda akan terkena penalti poin. Batas toleransi gagal kirim adalah 10% dalam seminggu. Jika Anda melebihi itu, Anda akan mendapat 2 poin penalti. Untuk 2 poin penalti, biasanya tidak ada risiko signifikan terhadap traffic toko. Namun, jika ini berulang dan poin penalti mencapai 4 atau lebih, barulah traffic Anda kemungkinan besar akan menurun.

Hal yang perlu diingat, poin penalti akan diputihkan (direset menjadi nol) setiap kuartal, yaitu pada 31 Maret, 30 Juni, 30 September, dan 31 Desember (ditambah toleransi beberapa hari). Jadi, manfaatkan momentum penjualan, dan jika memang tidak bisa memenuhi orderan, lebih baik ajukan pembatalan secara proaktif dan komunikasikan dengan pembeli, daripada mengirim barang yang salah yang justru lebih berbahaya.

Semoga sesi tanya jawab ini bermanfaat untuk teman-teman semua. Terima kasih sudah menyimak, dan sampai jumpa lagi di kesempatan berikutnya!

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Ghani Rozaqi - ghanirozaqi.com

0 Response to "Tanya Jawab Seputar Jualan Online: Dari Perubahan Nama Toko hingga Penalti Stok Kosong"

Posting Komentar