Jangan Sampai Terlewat: Memahami dan Meningkatkan Repeat Order untuk Bisnis Online Anda
Banyak seller seringkali hanya fokus pada Return on Ad Spend (ROAS) dan omset yang didapatkan dari iklan. Namun, ada satu metrik penting yang sering terlewatkan dan memiliki dampak besar pada pertumbuhan bisnis Anda: Repeat Order (RO).
Pentingnya Repeat Order (RO)
Saya pribadi melihat banyak seller yang mengabaikan metrik ini. Sebagai seorang 'pemburu tren', saya memang tidak terlalu peduli dengan repeat order. Misalnya, saat saya menjual bendera, saya tidak berharap pembeli akan membeli bendera yang sama bulan depan. Momentumnya hanya berlaku satu bulan. Namun, bagi sebagian besar seller yang tidak berburu tren, repeat order adalah metrik yang wajib diperhatikan dan dicek.
Meskipun bagi saya sebagai pemburu tren, repeat order bukanlah prioritas utama, pentingnya metrik ini tidak bisa disangkal. Semakin besar angka repeat order, semakin baik. Ini berlaku untuk bisnis apa pun, baik di Shopee, TikTok, maupun penjualan software.
Cara Mengecek Repeat Order di Shopee
Lalu, bagaimana cara mengeceknya? Caranya cukup mudah. Anda bisa masuk ke menu 'Performa Toko', lalu pilih 'Penjualan', kemudian klik 'Komposisi Penjualan'. Setelah itu, pilih periode data '30 hari terakhir'. Di sana, Anda bisa melihat angka repeat order.
Angka repeat order menunjukkan jumlah pembeli yang pernah membeli produk Anda dalam setahun terakhir, lalu melakukan pembelian kembali dalam 30 hari terakhir. Sebagai contoh, jika Anda membeli produk saya di bulan Januari, dan kembali membeli kemarin, itu terhitung sebagai repeat order. Namun, jika Anda membeli produk saya tiga tahun lalu dan baru membeli lagi kemarin, itu tidak akan terhitung sebagai repeat order karena sudah lebih dari setahun.
Apa Arti Angka Repeat Order Anda?
Jika angka repeat order Anda nol (dan Anda bukan pemburu tren), itu artinya ada yang salah dengan produk Anda. Produk dengan repeat order nol cenderung buruk. Seperti contoh bendera tadi, pembeli tidak akan membeli lagi dalam waktu dekat, dan itu wajar karena sifat produk tren.
Berapa Angka Repeat Order yang Dianggap Bagus?
Berdasarkan pengamatan saya pada seller besar dengan omset ratusan juta per bulan, angka rata-ratanya bervariasi:
- Fashion: Sekitar 10% atau lebih.
- Produk Solusi: Bisa mencapai 30%, bahkan ada yang 50-60%.
- Makanan: Juga sekitar angka tersebut.
Namun, patokan terbaik bukanlah angka mutlak seperti 10% atau 30%, melainkan melihat pertumbuhan data Anda sendiri. Jika repeat order di bulan Juli lebih baik dibandingkan Juni, itu berarti angka yang bagus dan menunjukkan adanya pertumbuhan.
Strategi Meningkatkan Repeat Order
1. Penuhi Ekspektasi Kualitas dan Berikan Kepuasan
Coba bayangkan, mengapa Anda melakukan repeat order pada suatu produk atau layanan? Umumnya, alasannya adalah kualitas yang sesuai ekspektasi. Ini bukan berarti produk harus super premium, melainkan produk tersebut memenuhi harapan pembeli. Pembeli merasa puas, entah itu dengan produknya, layanan purna jualnya, atau pengalaman berbelanja secara keseluruhan. Kepuasan inilah kunci untuk mendorong repeat order.
2. Survei Pelanggan dan Kumpulkan Feedback
Salah satu cara adalah dengan menghubungi langsung customer Anda. Anda bisa memulai survei kepuasan pelanggan melalui chat di Shopee (meskipun respons mungkin tidak selalu tinggi untuk pesan di luar transaksi). Yang paling penting, tanyakan: "Apakah Anda akan membeli lagi jika... (lengkapi titik-titik)" atau "Apa yang membuat Anda akan membeli lagi?"
Kumpulkan jawaban-jawaban kualitatif ini. Setiap jawaban akan berbeda-beda tergantung produk dan kategori. Misalnya, 'jika butuh lagi', 'jika anak sudah naik kelas', dan sebagainya. Informasi ini sangat berharga untuk merumuskan strategi peningkatan repeat order Anda, bahkan bisa didiskusikan dengan AI seperti ChatGPT atau Gemini untuk mendapatkan ide-ide segar.
3. Optimalkan Faktor Teknis
Selain itu, ada beberapa faktor teknis yang dapat mendukung peningkatan repeat order, meskipun dampaknya mungkin tidak selalu besar:
- Nama Toko di Judul Produk: Di platform seperti Shopee, jika pembeli sudah menyukai produk Anda, mereka mungkin akan mencari nama toko Anda. Namun, terkadang produk Anda sulit muncul jika tidak ada iklan toko atau nama toko tidak disebutkan di judul produk.
- Identitas Brand yang Kuat: Memiliki logo atau ciri khas yang kuat dapat membantu pembeli mengingat toko Anda, sehingga lebih mudah untuk kembali berbelanja. Ini membantu mereka yang ingin melakukan repeat order tetapi kesulitan menemukan toko Anda.
- Packaging Menarik: Kemasan yang menarik juga bisa memberikan nilai tambah dan membantu meningkatkan pengalaman pembeli, yang secara tidak langsung berkontribusi pada keinginan untuk repeat order.
Ini adalah beberapa poin penting tentang repeat order. Semoga bermanfaat!

0 Response to "Jangan Sampai Terlewat: Memahami dan Meningkatkan Repeat Order untuk Bisnis Online Anda"
Posting Komentar