My Sticky Gadget

Belajar Jualan Online di Shopee

Studi Kasus: Apakah Akselerasi Performa Iklan Shopee Selalu Efektif?

Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, teman-teman. Kali ini saya akan membahas studi kasus mengenai fitur akselerasi performa di iklan Shopee. Apakah fitur ini terbukti efektif atau justru tidak memberikan dampak signifikan?

Saya akan menunjukkan beberapa iklan saya yang telah mengaktifkan fitur akselerasi performa. Kita akan membandingkan hasilnya seminggu sebelum dan seminggu sesudah fitur ini diaktifkan. Mari kita mulai dengan toko dan iklan pertama saya, yaitu produk sajadah.

Studi Kasus 1: Sajadah (Toko A)

Fitur akselerasi performa ini saya aktifkan pada tanggal 12. Untuk perbandingan, saya melihat data dari tanggal 5 sampai 11 (sebelum aktif) dan 12 sampai 18 (setelah aktif). Pada periode 5-11, ROAS saya 14 dengan omset Rp 1,6 juta. Setelah akselerasi performa diaktifkan (12-18), ROAS tetap 14, namun omset naik drastis menjadi Rp 3,8 juta, atau dua kali lipat! Ini menunjukkan bahwa untuk iklan ini, akselerasi performa berhasil meningkatkan omset tanpa menurunkan ROAS. Sebuah hasil yang sangat baik.

Studi Kasus 2: Sajadah (Toko B)

Selanjutnya, studi kasus kedua. Produknya masih sama, yaitu sajadah, namun dari toko yang berbeda. Akselerasi performa saya aktifkan pada tanggal 11. Sebelum fitur aktif (periode 4-10), omset Rp 2 juta dengan ROAS 14. Setelah aktif (periode 11-17), ROAS sedikit turun menjadi 13, namun omset melonjak menjadi Rp 6,3 juta! Ini berarti omset naik tiga kali lipat. Alhamdulillah, ini juga berhasil.

Studi Kasus 3: Al-Qur'an

Sekarang, kita beralih ke produk yang berbeda, yaitu Al-Qur'an. Akselerasi performa saya aktifkan pada tanggal 12. Sebelum aktif (periode 5-11), omset saya sekitar Rp 800.000 dengan ROAS 14. Setelah aktif (periode 12-18), ROAS turun sedikit (sekitar 1 poin), dan omset tetap di angka Rp 800.000. Untuk kasus ini, hasilnya tidak ada perubahan signifikan, artinya tidak bagus dan juga tidak jelek.

Studi Kasus 4: Produk Lain (Toko C)

Ini adalah studi kasus terakhir. Saya mengaktifkan akselerasi performa pada tanggal 10. Sebelum aktif (periode 3-9), omset saya Rp 1,3 juta dengan ROAS sekitar 16. Namun, setelah aktif (periode 10-16), ROAS turun dan omset saya justru turun drastis menjadi hanya sekitar Rp 400.000, padahal akselerasi performa aktif! Ini adalah hasil yang sangat buruk.

Meskipun demikian, ada satu hal menarik di Shopee. Meskipun iklan tidak berhasil pada kasus ini, pengeluaran saya untuk yang ini hanya Rp 30.000 dalam seminggu, dibanding sebelumnya Rp 84.000.

Kesimpulan Studi Kasus Akselerasi Performa

Lalu, apa kesimpulannya? Jelas bahwa dalam strategi digital marketing, baik di Shopee, TikTok, Meta, atau platform lainnya, tidak ada satu fitur pun yang akan selalu berhasil untuk semua orang. Jika Anda bertanya apakah akselerasi performa ini bagus atau tidak, jawabannya adalah: harus diuji coba sendiri.

Kelebihan jika Anda memiliki banyak toko seperti saya, Anda bisa melakukan eksperimen secara mandiri. Kita memiliki 'laboratorium' sendiri untuk menguji berbagai strategi. Daripada bertanya kepada orang lain yang jawabannya belum tentu relevan atau membingungkan, lebih baik melihat data real dari akun sendiri.

Beberapa kesimpulan penting lainnya:

  • Akselerasi performa tidak selalu menurunkan ROAS secara drastis. Seperti pada kasus sajadah pertama, penurunan ROAS hanya 1 atau 2 poin, yang menurut saya masih dalam batas wajar atau 'allowable'. Penurunan ROAS yang signifikan adalah jika mencapai minus 5 atau 6 poin.
  • Tidak ada jaminan bahwa akselerasi performa akan membuat iklan Anda selalu berjalan. Fitur ini awalnya muncul untuk mengatasi masalah iklan yang tidak jalan, namun buktinya pada salah satu kasus saya, iklan tetap tidak berjalan maksimal.

Pada intinya, pengalaman saya berjualan online selama 10 tahun terakhir menunjukkan bahwa tidak ada satu fitur atau tombol ajaib yang akan berhasil untuk semua orang. Apa yang berhasil untuk saya, belum tentu berhasil untuk Anda, dan sebaliknya.

Manfaat "Ternak Toko"

Hal paling utama dari semua ini adalah manfaat dari "ternak toko". Dengan memiliki banyak toko, kita seperti memiliki laboratorium sendiri. Ini mempercepat proses belajar dan eksperimen Anda.

Jika Anda tertarik untuk belajar lebih cepat tentang "ternak toko", saya mengundang Anda untuk bergabung dalam bootcamp "Ternak Toko" bersama saya, Ghani Rozaqi, dan Mas Kurniawan. Informasi pendaftaran bisa Anda cek di ghanirozaqi.com.

Itu saja sharing saya kali ini. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

0 Response to "Studi Kasus: Apakah Akselerasi Performa Iklan Shopee Selalu Efektif?"

Posting Komentar