My Sticky Gadget

Belajar Jualan Online di Shopee

Mengapa Penting Memahami Saat Penjualan Bisnis Anda Sedang Naik

Menurut saya, skala prioritas untuk mengetahui penyebab penjualan naik itu lebih penting daripada mencari tahu ketika penjualan turun. Mengapa? Karena jika Anda memahami mengapa penjualan Anda naik, atau apa yang menyebabkannya, itu bisa diduplikasi. Harapannya, strategi ini dapat diterapkan kembali saat penjualan Anda sedang turun.

Saya sering mendapatkan pertanyaan mengapa penjualan turun. Pertanyaan ini sering saya jumpai di grup WhatsApp, grup Telegram, hingga daily call saya. Jika Anda ingin bertanya langsung kepada saya, Anda bisa bergabung di grup WhatsApp saya. Kunjungi ghanirozaki.com, di sana ada informasi mengenai Google Meet harian selama 15 menit untuk sesi tanya jawab bebas. Insyaallah, saya akan berusaha menjawab semua pertanyaan Anda, kecuali hari Jumat karena itu hari libur.

Penjualan yang turun adalah pertanyaan yang sangat sering ditanyakan. Namun, bagaimana dengan penjualan yang naik? Saya jarang sekali mendengar pertanyaan seperti, "Kang, penjualan saya naik, kenapa ya?" Ini wajar, karena manusia cenderung berteriak ketika merasa sakit atau kesulitan, tapi diam saja saat merasa nyaman. Ketika penjualan naik, mungkin Anda sudah pusing dengan stok, pusing menghitung uang, atau hal lainnya. Barulah berteriak lagi ketika penjualan turun. Ini sangat-sangat wajar.

Oleh karena itu, hati-hati jika Anda bergabung di banyak grup WhatsApp dan melihat banyak yang mengeluh penjualan turun. Anda mungkin berpikir, "Oh, berarti pasar sedang lesu." Belum tentu! Karena mereka yang penjualannya sedang naik, biasanya diam-diam saja.

Pentingnya Memahami Fundamental Bisnis

Sejatinya, penjualan yang turun adalah suatu keniscayaan. Jika Anda pernah mengalami penurunan penjualan, itu berarti Anda pernah naik. Mustahil penjualan akan naik terus-menerus. Bahkan produk sepopuler Indomie yang laris manis pun pasti pernah mengalami penurunan. Penjualan pasti akan naik turun, begitulah sifat bisnis.

Jadi, camkan ini: jika Anda merasa penjualan Anda turun, itu artinya Anda pernah naik. Nah, ketika penjualan Anda sedang naik, saran saya, Anda harus tahu penyebabnya. Mengetahui solusi saat penjualan turun itu penting, namun menurut saya, ada yang lebih penting:

Ketika penjualan naik, Anda harus tahu mengapa itu terjadi. Menurut saya, prioritas ini lebih penting daripada mencari solusi saat penjualan turun. Jika Anda tahu mengapa penjualan Anda naik, atau apa yang menyebabkannya, strategi itu bisa diduplikasi. Harapannya, bisa diduplikasi saat penjualan sedang turun. Sesuai kaidah, setelah naik pasti ada turunnya, dan semua pebisnis pasti mengalami penurunan penjualan.

Ketika Anda mengalami penurunan penjualan, itu berarti Anda pernah naik. Nah, saat pernah naik itu, catatlah apa yang membuat penjualan Anda meroket dan coba duplikasi ketika penjualan sedang turun. Meskipun belum tentu 100% berhasil, setidaknya Anda sudah memiliki 'perpustakaan strategi' atau ancang-ancang apa yang harus dilakukan. Ini super duper penting dibanding hanya berteriak ketika penjualan turun. Jadi, baik ketika naik maupun turun, keduanya sama-sama penting. Namun, menurut saya, mengidentifikasi penyebab kenaikan penjualan jauh lebih penting.

Identifikasi Gejala dan Ambil Tindakan

Baik itu penjualan naik atau turun, saran saya, identifikasi masalah atau gejalanya. Ketika turun, kenapa turun? Ketika naik, kenapa naik? Apa yang membuat naik? Apakah traffic naik? Konversi naik? Coba analisis, cari penyebabnya, dan buatlah daftar semua kemungkinan penyebab. Setelah Anda menemukan, misalnya, 10 penyebab yang Anda asumsikan berkontribusi pada kenaikan atau penurunan, maka: jika turun, cari solusinya. Jika naik, cari 'next action'-nya. Apa yang harus dilakukan selanjutnya untuk mempertahankan kenaikan itu?

Ini adalah fundamental yang banyak diabaikan oleh para seller atau pebisnis baru. Mereka seringkali hanya fokus ketika penjualan turun, dan tidak fokus pada penjualan ketika sedang naik.

Pengalaman Saya: Enam Penyebab Kenaikan Penjualan

Ini adalah pengalaman saya pribadi, dan mungkin tidak relevan sepenuhnya untuk Anda. Anda perlu mencatat dan menganalisis bisnis atau toko Anda sendiri. Namun, inilah beberapa penyebab mengapa penjualan saya pernah naik:

1. Permintaan (Demand) Naik

Permintaan pasar naik, entah itu karena natural atau karena viral. Misalnya, tiba-tiba viral bendera One Piece, Labubu, atau masker. Jika Anda punya produk yang relevan, wajar sekali penjualan Anda ikut naik. Jika berbicara di Shopee, permintaan ini mudah sekali dicek dari volume pencarian. Volume pencarian dapat dilihat dari iklan toko atau iklan kata kunci di Shopee Mall. Anda bisa mengeceknya secara berkala, minimal seminggu sekali.

Jika Anda tidak mau repot, ada tool di ghanirozaki.com untuk mengecek volume pencarian. Menurut saya, ini jauh lebih krusial daripada mengulik iklan secara mendalam. Volume pencarian bisa dibagi dua: brand keyword dan generic keyword. Jika Anda jualan kaos, generic keyword-nya adalah 'kaos'. Jika permintaan 'kaos' sedang naik, wajar jika penjualan Anda naik. Jika permintaan turun dan penjualan Anda tetap naik, berarti Anda hebat. Dulu, saya juga sangat memperhatikan volume pencarian brand keyword untuk evaluasi. Misalnya, saya melakukan endorsement, lalu volume pencarian brand saya naik—itu berarti awareness naik, meskipun belum tentu langsung ke penjualan.

2. Dibantu Platform

Ini nyata. Banyak yang mengalami penjualan naik tanpa melakukan banyak hal, hanya karena dibantu oleh platform. Kenapa platform membantu? Saya tidak tahu pasti, mungkin karena lokasi yang sepi penjual atau alasan lain. Bantuan ini bisa berupa subsidi, seperti voucher di Shopee, atau produk Anda 'nyangkut' sehingga terus muncul di hasil pencarian atau halaman utama. Jika produk Anda 'nyangkut', bersiaplah bahwa ini tidak akan berlangsung selamanya. Bisa saja 6 bulan atau setahun, namun platform pasti akan menggilir produk lain. Jika Anda merasa produk Anda 'nyangkut', kemungkinan besar Anda sedang dibantu platform.

Lalu, apa tindakan selanjutnya jika tahu dibantu platform? Bukan bagaimana caranya agar tetap 'nyangkut', karena itu hampir mustahil. Tapi, manfaatkan keuntungan (profit) tersebut dengan benar. Menurut saya, manfaatkan untuk pengembangan produk atau branding, bukan hanya untuk iklan.

3. Kompetitor Sedang Off

Sebagai dropshipper, saya kadang menjual produk yang sama. Terkadang, penjualan naik karena kompetitor kehabisan stok, libur, atau alasan lain. Saya pernah mengalami kasus nyata di mana stok di supplier habis, saya lupa menonaktifkan produk, tiba-tiba orderan masuk banyak. Orderan naik, tapi saya tidak bisa memenuhinya. Jika Anda memiliki barang yang sama dengan kompetitor dan kompetitor sedang off, itu adalah momentum yang bagus untuk Anda.

4. Ada Affiliate yang Viral

Viral ini bisa skala besar (kubro) atau kecil (sugro). Cek apakah ada affiliate yang sedang mempromosikan produk Anda hingga viral. Jika ini penyebabnya, pastikan affiliate tersebut tidak kabur. Sebaliknya, jika penjualan turun, cek juga apakah ada affiliate yang berhenti promosi.

5. Repeat Order Tiba-tiba Naik

Ini juga pengalaman saya. Tiba-tiba ada pelanggan yang membeli dalam jumlah besar untuk seragam, mungkin karena ada acara sekolah atau event lainnya. Ini real. Agak sulit menduplikasi kenaikan ini saat penjualan turun, tapi setidaknya Anda sudah mengidentifikasi gejalanya. Jika tahu "oh, penjualan saya naik karena repeat order naik", Anda sudah 50% menuju solusi atau next action.

6. Setting Iklan yang Tepat (Sangat Jarang untuk Saya)

Dulu, di Shopee, saya sering menemukan keyword indie—kata kunci yang belum banyak dilirik orang. Saya bisa menang di sana, tapi seiring waktu, orang lain juga akan menggunakan keyword yang sama, sehingga tidak lagi efektif. Sekarang, dengan GMV Max, jujur saja saya tidak merasa penjualan saya naik karena settingan iklan saya tepat. Begitu juga sebaliknya, saya tidak merasa penjualan turun karena settingan iklan saya salah. Jadi, poin ini tidak terlalu relevan bagi saya, karena sekarang settingan iklan, khususnya di Shopee, itu memang demikian.

Kesimpulan

Penting bagi Anda untuk tahu ketika penjualan turun dan mencari solusi. Namun, ketika penjualan naik, Anda juga wajib mencari alasannya kenapa. Ini adalah tabungan strategi Anda. Suatu saat ketika penjualan turun, Anda bisa melihat kembali catatan Anda dan mencoba melakukan strategi yang sama.

Jika Anda membutuhkan tools untuk mengecek volume pencarian seperti yang saya sebutkan tadi, Anda bisa mengeceknya di ghanirozaki.com. Masuk ke bagian "Tools Pemuka Seller" dan cari "Volume Search Iklan Shopee". Harganya Rp35.000 untuk seumur hidup. Anda juga bisa mengeceknya secara manual, tentu saja.

0 Response to "Mengapa Penting Memahami Saat Penjualan Bisnis Anda Sedang Naik"

Posting Komentar