My Sticky Gadget

Belajar Jualan Online di Shopee

Mengupas Tuntas Tantangan Bisnis Affiliate, Reseller, dan Dropshipper Melalui Hasil Survei MBGR

Alhamdulillah, kita kembali berkumpul dalam sesi rutin tiap Jumat, kini sudah mencapai episode ke-182. Menuju 200 seri, sesi MBGR ini selalu sederhana: kami berkumpul selama satu setengah jam. Tiga puluh menit pertama biasanya didedikasikan untuk Focus Group Discussion (FGD) dengan topik tertentu. Kali ini, fokus kita adalah affiliate dan reseller.

Untuk membahasnya, kami telah melakukan survei yang hasilnya sudah saya bagikan di grup. Mari kita lihat hasilnya. Ada 23 responden yang mengisi survei ini. Perlu diingat, jawaban terbanyak belum tentu berarti paling benar. Survei ini bertujuan untuk memosisikan diri kita dibanding orang lain, melihat bagaimana pandangan umum. Ini akan memberikan insight berharga. PDF hasil survei ini juga akan saya kirimkan di grup nanti.

Hasil Survei Mendalam: Affiliate, Reseller, dan Dropshipper

1. Efektivitas Afiliator vs. Iklan

Apakah Anda merasa saat ini mendatangkan penjualan melalui afiliator lebih efektif dan minim risiko dibanding membakar uang untuk iklan? Jawabannya cukup merata, tidak ada kesimpulan dominan. Sekitar 30% bingung dan 20% tidak setuju, tapi perbedaannya sangat tipis.

2. Ketertarikan Membangun Tim Afiliator Internal

Apakah Anda tertarik untuk membangun tim afiliator internal (ternak akun affiliate) daripada hanya bergantung pada kreator afiliator eksternal? Mayoritas menyatakan tertarik. Beberapa sudah mulai, namun ada juga tiga orang yang sama sekali tidak tertarik.

3. Kerugian Akibat Pemberian Sampel Gratis

Apakah Anda pernah mengalami kerugian akibat pembagian sampel gratis kepada afiliator, namun mereka tidak memposting video atau malah mempromosikan produk kompetitor? Mayoritas responden mengalami kerugian. Namun, lima hingga enam orang tidak pernah mengalaminya, mungkin karena seleksi afiliator yang ketat.

4. Kesulitan Memberikan Margin Keuntungan untuk Reseller/Dropshipper

Apakah Anda merasa kesulitan memberikan ruang margin keuntungan yang cukup bagi reseller atau dropshipper karena harga jual Anda sendiri sudah sangat mepet? Mayoritas setuju dengan kesulitan ini. Margin yang tipis menjadi kendala utama dalam memberikan harga yang menarik bagi reseller atau dropshipper.

5. Protes dari Reseller Karena Berjualan Eceran

Jika Anda adalah supplier atau produsen, apakah Anda pernah diprotes oleh reseller Anda karena Anda ikut berjualan eceran di marketplace dengan harga yang lebih murah dari mereka? Mayoritas tidak pernah diprotes, namun ada empat orang yang pernah mengalami protes dari tim mereka.

6. Ketersediaan Bank Konten untuk Reseller/Affiliate

Apakah Anda secara rutin menyediakan bank konten (mentahan video atau foto tanpa watermark) untuk dibagikan agar mempermudah reseller dan affiliate berjualan? Mayoritas (lebih dari 60% atau 14 orang) tidak menyediakan bank konten ini.

7. Kesediaan Menetapkan Komisi Afiliasi di Atas 10%

Apakah Anda bersedia menetapkan komisi khusus untuk affiliate di atas 10% agar kreator lebih memprioritaskan produk Anda dibandingkan produk kompetitor? Jawabannya merata, tidak ada kesimpulan dominan di sini.

8. Kepemilikan Grup Komunikasi Khusus

Apakah Anda memiliki grup komunikasi khusus seperti WhatsApp atau Telegram untuk membina, mengedukasi, dan menjaga loyalitas pasukan reseller atau afiliator Anda? Cukup abu-abu. 52% tidak punya grup khusus, sementara 40% sudah mempraktikannya.

9. Kekhawatiran Skema Potongan Ganda Iklan dan Komisi Afiliasi

Apakah Anda khawatir dengan skema potongan ganda (membayar biaya iklan dan komisi affiliate) ketika video affiliate didorong oleh sistem iklan otomatis seperti GMP Max? Mayoritas merasa khawatir, terutama karena di platform seperti TikTok, potongan ganda memang sudah lumrah, meski dengan komisi yang berkurang. Tiga responden tidak khawatir, mungkin mereka memiliki margin yang sangat tebal.

10. Merasa Tertipu oleh Kreator yang Meminta Sampel Gratis

Apakah Anda pernah merasa tertipu oleh kreator yang meminta sampel gratis hanya demi mendapatkan barang tanpa niat berjualan serius? Mayoritas merasa tertipu, serupa dengan pertanyaan sebelumnya.

11. Aturan Tegas Penetapan Harga Eceran Terendah (HET)

Apakah Anda memiliki aturan tegas seperti penetapan harga HT (Harga Eceran Terendah) bagi reseller untuk menjaga agar harga pasar produk Anda tidak hancur? Jawabannya merata, yang menunjukkan keragaman praktik di antara para responden.

12. Era Dropship: Mulai Mati?

Apakah Anda percaya bahwa era dropship (jualan tanpa stok di marketplace) saat ini sudah mulai mati akibat ketatnya aturan resi otomatis dan perang harga? Setengah responden bilang 'mungkin', sisanya merata antara yang ragu-ragu dan yang bilang dropship sudah mati.

13. Sistem Pemesanan di Luar Marketplace

Apakah Anda sudah memiliki sistem pemesanan tersendiri di luar marketplace (misalnya web omnel atau admin WhatsApp khusus untuk melayani reseller atau agen)? Hampir 50% mengatakan tidak, menyiratkan bahwa banyak reseller/agen yang masih bertransaksi melalui marketplace.

14. Kesulitan Mencari Afiliator Berkualitas

Apakah Anda merasa kesulitan memfilter dan mencari afiliator yang berkualitas (misalnya melihat dari riwayat penjualan atau GMV bulanan mereka sebelum menyetujui permintaan kerja sama)? Mayoritas merasa kesulitan dalam memfilter afiliator berkualitas.

15. Keterbukaan untuk White Label

Apakah Anda terbuka untuk memperbolehkan reseller atau dropshipper merepack (mengemas ulang produk Anda) dan menggunakan nama brand mereka sendiri (white label)? Jawabannya abu-abu, tidak ada dominasi yang jelas.

16. Rutin Mengubah Persentase Komisi Afiliasi

Apakah Anda rutin mengubah persentase komisi affiliate (misalnya menaikkan saat kampanye lalu menurunkan lagi saat hari biasa) untuk menjaga profitabilitas? Mayoritas tidak, mereka cenderung 'set and forget'.

17. Masalah Stok Barang Habis Tiba-tiba

Apakah Anda menghadapi masalah stok barang habis secara tiba-tiba yang berakibat pada kekecewaan dan beralihnya para reseller/afiliator Anda ke toko lain? Jawabannya juga merata.

18. Membangun 'Kolam' Reseller vs. Algoritma Marketplace

Apakah Anda merasa membangun 'kolam' atau pasukan reseller lebih memberikan kepastian bisnis jangka panjang dibandingkan bergantung pada algoritma organik marketplace? Mayoritas setuju, namun 34% ragu-ragu, dan hanya satu yang tidak setuju bahwa membangun kolam sendiri itu sustain.

19. Alokasi Subsidi Harga untuk Komisi Afiliasi

Apakah Anda setuju bahwa saat ini memberikan subsidi harga, diskon, atau banting harga lebih baik dialokasikan ke komisi affiliate daripada sekadar diturunkan di halaman pencarian? Jawabannya merata.

20. Kesiapan Mengambil Alih After Sales Customer Afiliasi

Jika Anda fokus pada affiliate, apakah Anda siap dan bersedia mengambil alih peran membalas komplain dan after sales customer yang datang dari hasil promosi para afiliator? Dominan menjawab 'ya'. Ini adalah tanggung jawab yang wajar untuk diambil alih.

Ini adalah hasil survei yang kami lakukan bersama. PDF-nya akan saya kirimkan di grup. Survei ini penting untuk mengetahui posisi dan pandangan kita masing-masing di tengah dinamika bisnis saat ini. Semakin banyak yang mengisi, semakin bagus data yang kita dapatkan. Mari berdiskusi lebih lanjut mengenai topik afiliator, dropshipper, dan reseller ini.

0 Response to "Mengupas Tuntas Tantangan Bisnis Affiliate, Reseller, dan Dropshipper Melalui Hasil Survei MBGR"

Posting Komentar