My Sticky Gadget

Belajar Jualan Online di Shopee

Strategi Pecah Telur Omset Rp10 Juta Pertama di Shopee Tanpa Iklan

Strategi Pecah Telur Omset Rp10 Juta Pertama di Shopee Tanpa Iklan

Banyak teman-teman yang bertanya kepada saya, apakah mungkin memulai bisnis di marketplace dan langsung menghasilkan omset belasan juta rupiah tanpa harus membakar uang di iklan? Jawabannya sangat mungkin. Kali ini saya ingin berbagi pengalaman dan langkah nyata tentang bagaimana saya membangun strategi organik agar toko baru bisa langsung "pecah telur" dan mencapai target omset Rp10 juta per bulan.

Kuncinya bukan pada modal besar, melainkan pada pemahaman cara main dan konsistensi melakukan hal-hal kecil yang sering kali dianggap sepele oleh penjual lain.

Memahami Framework Omset Rp10 Juta

Sebelum melangkah terlalu jauh, saya selalu menekankan untuk memahami kerangka berpikirnya terlebih dahulu. Jika saya menargetkan omset Rp10 juta dengan harga produk rata-rata Rp50.000, artinya saya hanya perlu menjual sekitar 200 pisis dalam sebulan. Jika dibagi per hari, saya hanya perlu menjual 7 pisis saja. Angka ini terasa jauh lebih masuk akal dan mudah dicapai jika kita tahu cara mendatangkan pengunjung.

1. Optimasi Toko: Jangan Hanya Sekadar Foto

Hal pertama yang saya benahi adalah tampilan toko. Bayangkan jika saya berjualan parfum; foto dari jauh saja tidak akan cukup. Saya harus memaksimalkan 9 slot foto dan 1 video yang disediakan oleh Shopee.

  • Foto Utama: Gunakan visual yang menonjolkan branding. Misalnya, jika produknya berkaitan dengan aroma khas, gunakan latar belakang yang mendukung suasana tersebut.
  • Informasi Detail: Di foto kedua dan seterusnya, saya masukkan detail ukuran, kandungan produk, hingga manfaatnya. Jangan biarkan pembeli bertanya-tanya.
  • Visual Bukti: Masukkan testimoni atau rekomendasi ahli jika ada. Semakin lengkap informasi di foto, semakin besar keinginan orang untuk membeli.

2. Riset Judul dari "Contekan" Terlaris

Strategi organik sangat bergantung pada judul produk. Daripada saya riset manual yang melelahkan, saya lebih memilih mencari produk serupa yang sudah terjual ribuan pisis per bulan. Saya amati kata kunci apa yang mereka gunakan.

Misalnya, saya tidak hanya menggunakan kata "Parfum", tapi juga variasi seperti "Minyak Wangi", "Parfum Arab", atau "EDP 30ml". Saya kumpulkan semua kata kunci tersebut dan saya masukkan ke dalam judul maksimal 100 karakter. Bahkan, saya sering melakukan duplikasi produk dengan judul yang berbeda untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

3. Memanfaatkan Fitur "Naikkan Produk" Secara Konsisten

Ini adalah senjata rahasia gratisan yang sering dilupakan. Shopee memberikan jatah untuk menaikkan 5 produk setiap 4 jam sekali. Saya melakukannya secara rutin—bangun subuh, siang hari, sore, hingga malam. Dengan fitur ini, produk saya akan berada di posisi atas hasil pencarian tanpa perlu membayar biaya iklan satu rupiah pun.

"Kadang orang berhasil bukan karena mereka tahu cara teknis yang rumit, tapi karena mereka mau melakukan hal-hal dasar dengan konsisten dan penuh keyakinan."

4. Membangun Trust dengan Optimasi Ulasan

Masyarakat kita sangat bergantung pada ulasan sebelum membeli. Jika toko saya masih nol penjualan, orang akan ragu meskipun produknya bagus. Di sinilah saya menerapkan strategi friend order. Saya meminta teman atau kerabat untuk memesan produk saya dan memberikan ulasan bintang lima lengkap dengan foto dan video review.

Setidaknya 20 hingga 30 ulasan awal sudah cukup untuk membangun kepercayaan pembeli asli yang datang secara organik. Traffic yang masuk tidak akan terbuang sia-sia karena mereka melihat toko saya sudah terpercaya.

Pentingnya Menguasai Skill Jualan

Pesan saya untuk teman-teman UMKM, jangan hanya terpaku pada produk apa yang ingin dijual. Fokuslah pada skill-nya dulu. Jika saya sudah paham algoritma Shopee dan TikTok, saya bisa menjual produk apa pun—mulai dari skincate, herbal, hingga alat rumah tangga seperti paranet. Pola suksesnya hampir selalu sama.

Bisnis online adalah tentang adaptasi. Pasar mungkin berpindah dari media sosial ke marketplace, tetapi selama kita memiliki pondasi skill yang kuat, perubahan sebesar apa pun tidak akan menjadi masalah. Mari mulai dari hal kecil, lakukan dengan benar, dan segera pecahkan telur pertama Anda.

0 Response to "Strategi Pecah Telur Omset Rp10 Juta Pertama di Shopee Tanpa Iklan"

Posting Komentar