My Sticky Gadget

Belajar Jualan Online di Shopee

Jualan Rame Tapi Boncos? Bongkar Total Biaya Admin Shopee 2026 (Wajib Tahu Sebelum Rugi!)

Jualan Rame Tapi Boncos? Bongkar Total Biaya Admin Shopee 2026 (Wajib Tahu Sebelum Rugi!)

Tahun 2026 ini rasanya menjadi tahun yang cukup menantang bagi saya dan teman-teman seller di Shopee. Di tengah euforia "banjir orderan", banyak dari kita yang justru terkejut melihat saldo pencairan dana yang jauh dari ekspektasi. Bukan hanya sekadar perasaan saja, data menunjukkan bahwa total potongan biaya admin dan layanan kini bisa menggerus profit secara signifikan jika tidak kita hitung dengan cermat.

Bagi saya, tidak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat omset besar tapi net profit tipis setipis tisu. Kali ini, saya ingin berbagi pengalaman sekaligus membedah rincian biaya terbaru beserta simulasi perhitungannya agar kita tidak terjebak dalam kerugian yang tidak disadari.

1. Bedah Rincian Biaya Terbaru 2026

Struktur biaya di Shopee saat ini menurut saya semakin berlapis. Kita jangan hanya terpaku pada "Admin Fee" standar saja, karena biaya-biaya inilah yang sering kali luput dari pengamatan kita:

  • Biaya Admin (Star/Mall): Bervariasi tergantung kategori, namun untuk kategori Fashion saja bisa mencapai 8% hingga 10%.
  • Gratis Ongkir Xtra (GOX): Program ini memakan biaya sekitar 4% hingga 6%. Di beberapa kondisi, ini seolah menjadi "wajib" agar produk kita tetap kompetitif di mata pembeli.
  • Promo Xtra (Cashback Xtra): Biaya layanan untuk program ini telah mengalami kenaikan signifikan, mencapai 4,5% sejak akhir tahun lalu.
  • Shopee Live/Video Xtra: Ini adalah "biaya baru" yang cukup menyakitkan menurut saya. Jika terjadi penjualan melalui fitur Live atau Video, seller dikenakan tambahan potongan sekitar 3% hingga 5%.
  • Biaya Transaksi: Sekitar 1,8% per transaksi berhasil.
  • Biaya Proses Pesanan: Jangan lupakan biaya tetap sebesar Rp1.250 per pesanan. Ini sangat memukul seller dengan harga produk murah (di bawah Rp50.000).
  • Pajak (PPN 12%): Ingat, biaya layanan iklan dan admin kini juga dikenakan PPN 12%.

2. Simulasi Hitungan: Boncos di Depan Mata?

Mari kita lihat simulasi nyata yang saya buat untuk menggambarkan mengapa potongan bisa mencapai 20%-30%. Misalkan saya menjual Baju Gamis seharga Rp100.000 dan mengikuti semua program (Star+, GOX, Promo Xtra, dan Live Xtra) untuk memaksimalkan trafik.

Total Estimasi Potongan Persentase: Admin Star+ (~8%) + GOX (~6%) + Promo Xtra (~4,5%) + Live Xtra (~5%) + Biaya Transaksi (~1,8%) = ~25,3%

Jika kita hitunng dalam bentuk rupiah:

  • Potongan persentase: Rp25.300
  • Biaya Proses Pesanan: Rp1.250
  • Total Uang Terpotong: Rp26.550
  • Sisa Uang yang Diterima: Rp73.450

Jika HPP (Harga Pokok Produksi) saya adalah Rp70.000, maka profit bersih saya hanya Rp3.450 per baju. Ini bahkan belum termasuk biaya lakban, plastik packing, gaji admin, dan biaya iklan. Jika saya beriklan dengan ROAS rendah, saya sudah pasti BONCOS. Banyak rekan seller lain juga melaporkan bahwa total potongan bisa tembus 30% dari omset jika digabung dengan biaya affiliate.

3. Biaya Tersembunyi & Jebakan Ukuran

Selain biaya resmi di atas, saya juga sering menemukan bebann tak terduga yang muncul di laporan keuangan:

  1. Selisih Ongkir: Jika saya salah input berat (misal: real 1,2 kg tapi ditulis 1 kg), selisih ongkir akan dipotong otomatis dari saldo penjual. Kasus di lapangan menunjukkan selisih ini bisa mencapai ratusan ribu rupiah jika jumlah orderannya banyak.
  2. Biaya Penanganan Barang Berat/Besar: Untuk produk dengan volume besar, ada biaya tambahan yang dibebankan ke pembeli. Meskipun dibebankan ke pembeli, ini adalah biaya tersembunyi yang sering kali membunuh konversi karena harga akhir menjadi sangat mahal.

4. Solusi: Rumus Harga Jual Aman (Minimal 2x HPP)

Menurut saya, era perang harga sudah berakhir. Dengan struktur biaya seperti ini, margin tipis adalah cara cepat untuk bangkrut. Saya sangat menyarankan untuk mengambil margin yang cukup atau menetapkan harga jual minimal 2 kali HPP.

Berikut adalah rumus menentukan harga jual yang benar agar kita tidak tertipu oleh persentase admin:

Harga Jual = (HPP + Profit Nominal yang Diinginkan) / (100% - Total Persentase Biaya Admin)

Contoh Penerapan: HPP saya Rp50.000 dan saya ingin profit bersih Rp10.000 dengan asumsi total biaya admin 25%.

Maka perhitungannya: (50.000 + 10.000) / 0,75 = Rp80.000.

Dengan harga jual Rp80.000, potongan admin 25% adalah Rp20.000. Sisa uang Rp60.000, pas untuk menutup HPP Rp50rb dan Profit Rp10rb yang saya inginkan. Jauh lebih aman, bukan?

Kesimpulan

Saran saya, berhentilah mengejar omset semu. Segera audit biaya admin di toko Anda melalui menu "Rincian Penghasilan". Jika margin Anda di bawah 20-30%, saatnya melakukan re-pricing atau kurangi program promosi yang tidak efektif. Di tahun 2026 ini, hanya seller yang pandai berhitung yang akan bertahan.

0 Response to "Jualan Rame Tapi Boncos? Bongkar Total Biaya Admin Shopee 2026 (Wajib Tahu Sebelum Rugi!)"

Posting Komentar