My Sticky Gadget

Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Tips Menjadi Karyawan Teladan: Inisiatif

Postingan ini adalah lanjutan dari series #superpegawai yang lagi saya susun.. Harapannya dari series postingan tersebut, bisa menjadi guideline supaya karir anda sukses, aamiin.. Insya Allah..

---

Saya sangat suka kalau punya karyawan yang inisiatif.. jangan karyawan, punya teman yang inisiatif aja seneng banget kan? tiba2 nanyain kabar (tanpa tiba2 minjem duit)... Mungkin... Semua orang suka di-dulu-in.. mungkin saja..

Apa sih inisiatif? lihat dari katanya ya berasal dari initiate, yang artinya memulai. jadi secara bebas saya terjemahkan inisiatif adalah BERANI MEMULAI.

simple ya definisinya... prakteknya emang susah. Karena kalau masalahnya cuma takut memulai aja sebenernya gampang, yang susah itu kalau kita ga tau harus memulai apa, kalau kita ga tau harus berani akan hal apa.. ok berikut ini beberapa tips menjadi orang yang inisiatif dalam pengalaman saya.

Mengenal Perusahaan

Kenal perusahaan tuh bukan hanya baca visi misi nya.. Bahkan visi misi mungkin ga penting, karena kadang visi misi perusahaan terlalu di awang-awang.. Ga terbayang..

Anda harus mengenal perusahaan anda dalam segi aspek bisnis prosesnya. Bisnis proses itu apa? anda harus mengetahui supply-chain secara umum untuk perusahaan anda.. supply-chain itu apa? simplenya, perusahaan anda dapet uang dari mana? siapa pelanggannya? barang atau jasanya dibuat oleh siapa? bahan bakunya dari mana? transportasinya bagaimana? penyimpanannya bagaimana? dan seterunya..

Yang intinya anda harus tau, bagaimana perusahaan anda dapat uang! runut dari situ.. Ga harus tau detil, yang penting anda mengerti gambaran secara umum.. Ini penting, supaya anda tidak salah arah dalam ber-inisiatif..

Harapan lainnya, kalau anda mengerti secara umum bisnis proses dari perusahaan anda, lambat laun anda mudah untuk belajar ke divisi yang lain.. ini salah satu kunci untuk promosi loh..

Mengenal Atasan

Ini juga bukan berarti harus kenal secara personal.. Bagus kalau bisa kenal dekat secara personal, kalau tidak jg gpp...

Kenal atasan, artinya anda harus tau apa misi dari divisi anda.. apa tujuan adanya divisi anda..

Kalau anda di divisi produksi, ya tentu anda harus tau bahwa tugas atasan anda adalah memastikan seluruh produksi aman, cepat, dengan biaya serendah-rendahnya.. ini kudu difahami betul..

Kalau anda di divisi IT, ya tugas atasan anda adalah me-manaje seluruh sumberdaya IT untuk membuat permintaan client.

kerjaan atasan anda cuma se-simple itu loh.. tapi ya prakteknya tentu ga segampang dikira..

Harapannya dengan anda mengerti tujuan atasan anda, anda bisa memberikan saran saran dan inisiatif yang memang sesuai dengan peran anda di dalam divisi tersebut. 

Mengenal Pekerjaan Sendiri

Bisnis proses perusahaan sudah tau, dan peran dari atasan atau divisi anda sudah tau.. maka anda juga WAJIB kenal pekerjaan sendiri..

Ini klise sih, kalau ga kenal pekerjaan anda sendiri, mungkin anda sudah dipecat. hehe..

Intinya anda harus tau fungsi andai di perusahaan itu sebagai apa... Sengaja saya mengurutkan dari yang terbesar, ke agak besar, sampai ke diri anda, supaya anda bisa "align" dengan perusahaan.

Sekarang coba diingat2 lagi tanggung jawab apa sih sebenarnya yang anda emban?

oh iya.. kadang ada juga yang JOB DESC nya ga jelas.. ini ga aneh, sering terjadi. Saran saya, anda minta ke atasan anda, tanyakan apa sih JOB DESC anda sebenarnya... Dan jika di situ ada poin yang "abu2"... misalkan: "mengerjakan yang boss suruh", "membantu pekerjaan divisi lain jika dibutuhkan", atau "turut serta pekerjaan lainnya"...

Itu sebenernya pertanda bagus, berarti anda orang yang "dipakai" di perusahaan tersebut.. yang jadi pertanyaan apakah anda bisa "keep-up" ga dengan JOBDESC yang sangat luas tersebut? kalau bisa.. tinggal tunggu waktu karir anda melejit, kalau tidak, mending resign sejak awal2..

Mengenal Pekerjaan Teman

Nah ini penting.. Supaya tidak terjadi sumpang tindih... Akan sangat bahaya kalau anda melakukan inisiatif tertentu padahal ada orang lain yang sedang mengerjakan itu.. Itulah pentingnya anda mengetahui pekerjaan pekerjaan yang dilakukan oleh teman anda, minimal se-divisi deh..

Dari situ anda akan tau, ruang ruang mana saja yang bisa ada inisiatif, ruang mana saja yang tidak...

Contoh..
Kalau anda melihat sampah di kantor, lalu anda membuagnya.. Anda tahu itu kan pekerjaan OB, tapi kalau anda melakukan itu kantor jadi bersih, dan OB mun merasa senang.. ini contoh bagus...

yang fatal itu jika....

anda mematikan listrik kantor, supaya penghematan, padahal di situ ada komputer temen anda yang sedang rendering atau complying data... Fatal kan jadinya? kalau sedari awal anda tau bahwa teman anda sering membiarkan komputer berjalan ketika pulang kantor, tentu anda tidak akan melakukan itu kan?

dan masih banyak lagi...

--

nah tips terakhir, adalah tips yang paling utama.. yaitu.....

Jangan Cari Aman, demi kebaikan bersama

Saya ada karyawan, yang inisiatifnya tinggi sekali, tapi seringnya inisiatif yang salah. Apakah baik atau buruk? yes ini pertanda baik!.. Karena pelan pelan, inisiatif karyawan tersebut diarahkan ke arah yang lebih baik untuk perusahaan..

Jujur, menurut saya jauh lebih susah menumbukan rasa inisiatif, ketimbang mengarahkan inisiatif yang kadang salah.

jadi jangan takut salah! Anda sudah mengenal perusahaan anda, kenal atasan anda, kenal pekerjaan anda, kenal teman anda, dan seterusnya.. Skg coba anda pikir dalam2, hal apa yang belum dilakukan dan itu baik untuk perusahaan? ga pake lama.. langsung lakukan!

Bagaimana kalau salah? Kalau boss anda leader yang baik, kesalahan anda tersebut malah menjadi nilai plus buat anda. Tapi kalau anda malah dimarahin atau kena sanksi, saatnya keluar dari perusahaan tersebut.

Semua manajer perusahaan, semua boss perusahaan, semua leader di perusahaan pasti mempunyai inisiatif seperti ini.. Kalau anda ingin karir anda naik, ga ada tawaran harus INISIATIF terus menerus.

**silakan membayangkan orang yang kerjanya hanya cari aman saja, dan cuma gerak cepet ketika boss dateng...

0 Response to "Tips Menjadi Karyawan Teladan: Inisiatif"

Posting Komentar