My Sticky Gadget

Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Susah Cari Kerja atau Susah Cari Pekerjaan Gampang?

Per artikel ini ditulis, karyawan saya yang jabatannya Koordinator Admin baru mengundurkan diri, padahal baru kerja 13 hari, sebelum dia ini bahkan baru kerja 3 hari langsung mengundurkan diri..haduhhhh

Posisi koordinator admin ini saya sudah bongkar pasang 5x, sy lihat mereka semua alasan berhentinya adalah karena tidak kuat / merasa tidak sanggup / terlalu tertekan. (baca: Susahnya Menjadi Pemimpin Perusahaan)

Padahal saya kan memanggil mereka tentu dengan sudah tau kalau ada kemungkinan mereka itu tidak mengerti teknis pekerjaan, jadi akan saya wajarkan jika lambat mengerti. Namun yang jadi masalah adalah seberapa kuat orang tersebut mau belajar.

Tidak mengerti teknis pekerjaan itu wajar, TIDAK MAU mengerti adalah masalah besar. Padahal dari kesemua yang sudah saya panggil itu semuanya "nganggur" loh. nah ketika sudah dapat pekerjaan, bukannya berusaha terus untuk mempertahankan, tapi malah "menyerah" dengan mengundurkan diri. Maka di dunia kerja di skala UMKM ini, saya menyimpulkan beberapa hal:

1. Nganggur karena pengen pekerjaan yang gampang

Jujur saya beberapa bulan kebelakang kesulitan mencari orang baru, sudah open loker dimana mana, banyak yang apply. Tapi pas wawancara, terkadang ga datang. Dan yang lebih parah lagi, ketika mulai kerja, hanya kuat beberapa hari saja (seperti kasus yang sy ceritakan di awal), dan mereka berhenti itu karena TIDAK MAU BELAJAR hal baru. Mereka berharap mengerjakan yang mereka bisa saja, padahal kan tidak mungkin. Jadi jika tingkat pengangguran di Indonesia itu tinggi, salahkanlah pendidikan mental!

2. Nganggur karena tidak memiliki kompetensi

Nah ini yang parah. Saat mencari karyawan dengan strata S1, 80% yang melamar ke perusahaan saya tidak menunjukkan bahwa dia lulusan S1. Menilainya gmn? karena karyawan saya banyak yang lulusan SMA, dan si lulusan S1 ini tidak bisa menyamai yang lulusan SMA! parah ga?

Analisa saya karena kami ini di level UMKM, tentu menjaring lulusan S1 bukan dari universitas TOP. jadi mungkin input yang masuk memang orang orang yang kuliah asal2an aja.

Akan lain cerita jika multinational company atau perusahaan besar, tentu yang melamar lebih well-educated.

Prasangka saya, inilah yang membuat UMKM itu susah berubah menjadi besar, karena mau nyari orang yang bagus ga sanggup bayar, mau nyari yang sanggup bayar, ga bisa ngasih perubahan bagus..

===

semoga bermanfaat.

0 Response to "Susah Cari Kerja atau Susah Cari Pekerjaan Gampang?"

Posting Komentar