Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Touring Bersama Istri Day #2

Hari pertama kami lalui dengan cukup sukses. Sesuai rencana, pada hari kedua kami mau body rafting di Green Canyon. Waktu kemarin perjalanan menuju Batu Karas, di pinggir jalan kami banyak lihat penyedia jasa body rafting, sebenernya tinggal bebas mau pilih yang mana juga. Tapi karena istri saya pernah liat liputan body rafting di TV, jadinya dia spesifik pengen ke satu vendor, yaitu Baraja Body Rafting.

Pagi hari ini cuaca mendung, kami pun leyeh-leyeh dulu di kamar hotel. Baru meluncur dari kamar hotel sekitar jam 08:00. Perjalanan ke base camp Baraja dari Batu Karas cuma memakan waktu 15 menit. Sesampai di lokasi, saya tanya kepada pemandu, berapa lama durasi body rafting, dia bilang minimum 4 jam!... wah lama banget pikir saya, dikarenakan ini kami harus balik lagi ke hotel kami untuk packing barang dan pindah ke hotel lain, karena kamar kami udah ada yang booking di hari itu jam 12 siang. Sewa kamar hotel yang baru seharga IDR350,000.

Base camp Baraja Body Rafting.
Untuk mulai body rafting, sebenarnya tidak ada minimum jumlah orang dalam satu tim. Tapi yang pasti semakin dikit peserta, maka biaya pun semakin mahal. Saat itu kami menunggu rombongan lain, supaya bayarnya gak mahal-mahal amat. Untuk kami berdua, mereka minta bayaran IDR450,000 sudah termasuk makan siang.


Rombongan kami terdiri dari 12 orang + 3 orang pemandu, jadi total nya 15 orang. Dalam rombongan ada 3 orang anak kecil, yang umurnya semua dibawah 12 tahun, yang terkecil kelas 1 SD. Wah jagoan juga ini anak kecil, berani ikutan olahraga ekstrim kaya gini.

Sebelum mulai perjalanan baiknya barang-barang berharga dititipkan di base camp, seperti HP, dompet, dlsb. Untuk uang, bagusnya bawa secukupnya dan titipkan ke pemandu. Sedangkan untuk kamera, jika tidak anti air, tidak perlu khawatir, kita tinggal titipkan saja ke pemandu, nanti dia sekaligus menjadi juru kamera untuk kita. Kamera akan dimasukkan ke dry bag oleh si pemandu, dan setiap kita minta foto, pemndu akan menepi dan ambil kamera dalam dry bag, setelah selesai kamera dimasukkan lagi ke dry bag. Cukup rempong.

Naek pick-up.
Perjalanan dari base camp ke tempat start body rafting sekitar 9 km, menggunakan pick-up. Kami tempuh dalam waktu sekitar 30 menit. Jalan yang dilalui lumayan menyeramkan, karena tepi jalan langsung tebing, dan jalan menanjak dan berbatu. Tapi karena sang sopir sudah biasa, jadinya kami pun tenang, dan selamat sentosa sampai lokasi start. Setelah perjalanan menggunakan pick-up, mesti disambung dengan jalan kaki, tidak terlalu jauh, hanya 20 menit menuruni bukit. Jam 11an kami sudah sampai di lokasi start dan pemandu sudah memberikan briefing buat rombongan kami.

Body Rafting pun dimulai dengan loncatan pertama dari batu.. ciatt, hap hap hap… Permulaan, track yang kami lalui tidak lah sulit, hanya tinggal mengikuti arus, dan batu di tengah sungai tidak terlalu banyak. Kami lalui dengan gembira ria. Setelah beberapa menit, track mulai terjal. Ada beberapa bagian dari sungai yang sangat berbahaya untuk dilalui orang, karena itu terpaksa kita harus jalan di pinggir sungai melalui bebatuan. Sebetulnya tingkat berbahaya si sungai tergantung tinggi air sungai, saat itu kami mendapatkan debit sungai yang sedikit alias rendah, sehingga sungai menjadi dangkal dan banyak batu yang exposed di atas air sungai. Tapi bukan berarti jika debit sungai sedang tinggi maka sungai menjadi jinak, karena debit tinggi berarti arus pun deras.

Anak kecil ikut body rafting.

Loncatan pertama.
Asyiknya body rafting.
Jeram di Green Canyon.
Setelah 2 jam perjalanan, sekitar jam 1, kami sampai di rest area. Yang saya rasakan adalah cape, tegang, dan lapar! Rest area di sini adalah warung yang sengaja dibuat di pinggir sungai, bagi pengunjung tidak ada pilihan lain selain jajan di situ. Kalau tidak bawa uang, gak perlu khawatir, karena kita bisa ngutang dulu dan nanti bayar melalui pemandu kita. Saya dan istri menghabiskan 1 mie instant dan beberapa gorengan, dikenai biaya IDR26,000. Saya juga ngutang dulu. He he.

Makan pop-mie dulu.

Botram keluarga di rest area.
Setelah perut terganjal, kami lanjutkan perjalanan. Di perjalanan sesi 2 ini, body rafting porsinya dikit, lebih banyak jalan-nya. Jalan di atas batu yang terjal licin cukup sulit dan menegangkan juga dilakukan, karena kalau kita terpeleset bisa-bisa kita terbawa arus dan menabrak batu yang ada di sungai. Di sini anak-anak kecil mulai merasa kesulitan, jalan harus dipandu terus menerus oleh orang dewasa.

Jalanan terjal.
Sesaat sebelum finish, ada batu besar yang katanya tingginya 7 meter, di sini kita bisa loncat ke sungai. Tapi bagi yang berani aja ya.. Kalau saya sebenarnya gak berani, tapi karena mikir, ah kapan lagi nyoba yang ginian, yaudah akhirnya nyoba juga.

Tempat loncat "indah" 7 meter.
Akhirnya sampai finish.
Naek perahu ke base camp.
Sekitar jam 3, kita sampai juga di lokasi finsih. Di lokasi finish kita dijemput perahu menuju base camp. Perut sudah bener-bener lapar, badan sudah bener-bener cape. Sesampai di base camp, saya langsung bayar hutang saya ke pemandu dan ngasih tips IDR50,000, habis itu bilas badan dan makan siang. Berakhir lah sudah perjalanan body rafting di Touring Bersama Istri Day #2 saya.
Jam 4 sore kita meluncur menuju hotel, cuci-cuci, shalat, dan langsung “bleg” tidur.


=======

Day #2 completed.
Total distance: 0 km
Accumulative distance: 230 km
Total expenses (exclude food): IDR876,000
Accum. expenses (exclude food): IDR1,549,000