Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Rich Dad's Guide to Investing - Chapter IV to End

Selamat datang di garoblogz.com, di sini saya akan melanjutkan review terakhir saya dari buku Kiyosaki, Rich Dad's Guide to Investing - Chapter IV to End. Review sebelumnya silahkan klik link berikut:


Mulailah!


Banyak orang takut untuk mulai melakukan bisnis, ketakutan terbesar itu bersumber dari "takut rugi". Jika mental takut rugi masih saja ada pada anda, maka bisa dipastikan anda tidak akan untung. Menurut Kiyosaki, sesorang tidak akan berubah sampai bersedia mengabaikan ketakutan dan keraguan dan menyeberangi batas yang ia tentukan untuk dirinya snediri. Jika anda berhasil menghalau ketakutan anda, percayalah bahwa Tuhan, keluarga, dan alam di sekitar anda akan mendukung anda.
Pernahkah anda malas melakukan sesuatu, akan tetapi ketika anda paksakan untuk melakukan hal itu, anda malah lupa waktu saking terlalu asik mengerjakan hal tersebut? ini adalah contoh nyata bahwa dengan keberanian, semua akan mudah.


Segeralah memulai bisnis anda, apapun itu, tidak perlu takut dan ragu. Jangan terpaku dengan memikirkan bisnis apa yang harus anda mulai, karena menurut Kiyosaki, ide tidak lah harus baru, hanya perlu lebih baik.
Ide lama yang sudah orang lain lakukan bisa saja anda tiru, dan lakukanlah lebih baik daripada orang lain. Hal ini sangat lumrah dalam berbisnis. Salah satu yang harus diingat adalah anda harus memiliki semangat yang besar. Tanpa semangat yang besar, bisnis terbaik, rencana terbaik, dan orang-orang terbaik sekalipun tidak akan sukses.


Mental Pebisnis Hebat

1. Menerima kritik dan penolakan
Hanya orang yang bermental miskin lah yang takut dikiritk dan marah jika ditolak. Sedangkan orang yang bermental besar, dia akan sangat menerima kritikan, dan akan langsung mengevaluasi dirinya sendiri ketika mendapat penolakan. Sebagai contoh, pernahkah anda melihat pedagang yang marah karena anda tidak jadi membeli? itu adalah salah satu contoh orang yang bermental miskin, jika sang pedagang bertanya dengan baik kepada calon pembeli mengapa tidak menjadi membeli, mungkin kedepannya dia akan menjadi jauh lebih sukses.

Seluruh manusia di bumi ini pasti pernah dikritik, jadi bisa kita asumsikan bahwa kritikan adalah hal yang wajar terjadi. Yang jadi masalah adalah bagaimana sikap kita menghadapi kritikan.

Ayo mulai sekarang, terimalah kritikan dari siapapun dan tetap perbaiki disi agar tidak mudah ditolak.

2. Sabar
Sabar merupakan kepuasan yang tertunda, atau menanti kemenangan yang lebih besar. Pebisnis biasa saja, akan merasa sangat senang dan gembira ketika berhasil mendapatkan keuntungan 20%, sedangkan pebisnis hebat akan memutar kembali keuntungan 20% tersebut dan mendapatkan 50% di tahun tahun berikutnya.

Jika dalam berinvestasi, banyak orang yang segera ingin menjual portofolio / tanah mereka ketika harga sedikit naik, sabar dan pertimbangkanlah terlebih dahulu jika anda berada di posisi demikian. Takut harga turun kembali sama dengan takut mendapatkan untuk yang lebih besar.

3. Mengikuti zaman
Segala sesuatu berubah sangat cepat, bagaimana dengan anda? Menurut Kiyosaki, banyak pebisnis sukses yang tiba-tiba jatuh dikarenakan hanya mengetahui cara-cara lama untuk menghadapi masalah yang baru. Hidup ini dinamis, masalah baru harus kita hadapi dengan cara yang baru pula, jika tidak, orang lain akan mengambilnya tanpa permisi.

4. Merencanakan keberhasilan
Pebisnis biasa saja, tentu memliki rencana back-up jika gagal, sedangkan pebisnis hebat memiliki juga rencana ketika mereka berhasil. Pebisnis hebat sudah merencanakan uang yang akan dia dapatkan ketika berhasil untuk digunakan untuk apa, sedangkan pebisnis biasa saja hanya berkata "yang penting uangnya masuk dulu".

Karena sesungguhnya banyak memilki uang sama buruknya dengan sedikit memiliki uang, karena perlu anda ingat bahwa nilai uang terus tergerus seiring berjalannya waktu. Pebisnis hebat faham betul akan hal ini, maka ketika mereka mendapatkan uang, segera mereka alirkan ke aset-aset berharga yang memberikan pendapatan pasif.

Mana yang akan anda pilih? pebisnis biasa saja atau pebisnis hebat?