Saya akan membahas tuntas mengenai voucher spesial toko di Shopee. Saya akan bagikan pemahaman saya yang mungkin belum banyak diketahui, jadi pastikan Anda menyimaknya hingga selesai.
Apa Itu Voucher Spesial Toko?
Secara definisi, voucher spesial toko adalah promo yang diberikan oleh Shopee kepada pembeli untuk membantu mencapai target ROAS (Return on Ad Spend) kita. Ada dua jenis voucher dari Shopee yang tujuannya menurunkan harga produk kita agar konversi penjualan meningkat: Promo Ekstra (atau Promo Ekstra Plus) dan voucher spesial toko ini.
Saya melihat tujuan voucher spesial toko ini muncul ketika kita sudah menghabiskan anggaran iklan yang cukup besar namun ROAS belum tercapai. Shopee kemudian menerbitkan voucher ini secara otomatis agar penjualan terjadi dan ROAS tercapai. Yang membuat voucher spesial toko ini 'licik' adalah, angka revenue atau omset di dashboard iklan kita ditampilkan sebelum dipotong harga voucher. Ini seolah merekayasa dashboard kita agar ROAS terlihat tercapai.
Contoh Kasus
Misalnya, produk kita seharga Rp100.000. Jika ROAS iklan kita tidak kunjung tercapai (misal target ROAS 5), Shopee memberikan voucher sehingga pembeli bisa checkout dengan harga Rp50.000. Ini potongan harga yang signifikan, hampir setengahnya! Dalam matriks penjualan, omset yang tercatat tetap Rp100.000. Jika pengeluaran iklan kita Rp20.000, maka ROAS terlihat 5x. Padahal yang dibeli pembeli hanya seharga Rp50.000 karena sisa Rp50.000 lainnya adalah nilai dari voucher spesial toko ini. Jadi, seolah-olah Shopee sangat suka 'menghancurkan' harga produk kita.
Siapa yang Menanggung Biaya Voucher?
Namun, tenang saja, kedua jenis voucher ini (Promo Ekstra dan Voucher Spesial Toko) sebenarnya ditanggung oleh Shopee. Meskipun ditanggung Shopee, ada 'harga' yang harus kita bayar. Promo Ekstra datang dengan potongan fee, sementara voucher spesial toko, meskipun tertulis ditanggung Shopee, faktanya memang ditanggung oleh Shopee. Namun, voucher ini biasanya diberikan kepada toko-toko yang memiliki pengeluaran iklan besar, namun ROAS-nya belum optimal.
Ada fase di mana ROAS mungkin belum tercapai dan kita harus bersabar. Itulah inti dari strategi GMV Max: kesabaran. Tentu dengan catatan produknya tepat, tidak usang, dan bukan produk yang sangat sulit dijual (misalnya produk yang trennya sudah lewat).
Pentingnya Kesabaran dalam Beriklan di Shopee
Menurut saya, strategi iklan terbaik di Shopee adalah dengan bersabar. Betul. Karena waktu yang dihabiskan untuk terus-menerus mengulik iklan dengan mereka yang bersabar, perbedaannya tidak terlalu jauh. Saya tidak yakin bahwa mereka yang terus-menerus mengulik iklan akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik (misalnya tiga atau dua kali lipat) dibandingkan strategi 'set and forget' yang sabar. Mungkin hanya 1.5 kali lipat, namun waktu dan energi yang dicurahkan sangat besar.
Itulah mengapa saya lebih memilih bersabar dengan banyak toko. Dengan banyak toko, kita bisa bermain di berbagai kategori dan mengikuti berbagai tren. Tentu, tantangannya adalah bagaimana mengelola banyak toko dengan banyak produk. Jika produk sedikit akan sulit, jika terlalu banyak juga butuh manajemen yang baik. Untuk strategi ini dan lainnya, Anda bisa melihat di ghanirozaki.com.
Mengapa Saya Mematikan Voucher Spesial Toko
Kembali lagi ke definisi, voucher spesial toko adalah upaya Shopee untuk 'menghancurkan' harga agar ROAS kita tercapai. Nilai omset yang dicantumkan di Seller Centre (termasuk untuk produk yang terjual dengan voucher spesial toko) membuat ROAS terlihat tercapai, padahal harganya sudah terpotong. Voucher ini memang ditanggung Shopee, namun sepenglihatan saya, hanya diberikan kepada penjual yang iklan performanya cukup bagus di mata Shopee.
Jumlah pengeluaran iklan bisa relatif, tergantung kategori dan ROAS-nya. Intinya, jika Anda tidak beriklan, Anda tidak akan mendapatkan voucher spesial toko ini. Ini membuat kita bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang menanggung biaya ini? Cukup membingungkan, bukan?
Karena dua alasan utama inilah—harga produk 'dihancurkan' dan ROAS harus 'boncos' terlebih dahulu agar voucher spesial toko muncul—saya tidak menyukai fitur ini. Dulu, sekitar dua atau tiga bulan lalu, saya pernah membuat konten tentang ini dan memutuskan untuk mematikan semua voucher spesial toko saya. Pertama, harga produk saya jadi 'hancur', membuat strategi penetapan harga yang sudah saya hitung menjadi percuma. Kedua, saya harus mengalami kerugian (boncos) di awal agar voucher ini terpicu. Saya tidak setuju dengan pendekatan ini.
Namun, pagi ini saat saya mengevaluasi beberapa toko, saya terkejut karena menemukan voucher spesial toko di beberapa akun saya menyala kembali. Padahal saya ingat, saya sudah mematikannya di sebagian besar toko saya (sekitar 90%). Saya tidak tahu mengapa ini terjadi, namun ini bukan pertama kalinya Shopee mengubah-ubah pengaturan secara otomatis. Kemungkinan besar Anda pun pernah mengalami pengaturan iklan individual yang tiba-tiba berubah, entah itu ROAS-nya atau performa iklannya tiba-tiba aktif sendiri. Ini adalah fakta yang sering terjadi, dan kita tidak bisa berbuat banyak. Saya cukup yakin telah mematikan fitur voucher spesial toko ini sebelumnya.
Cara Mematikan Voucher Spesial Toko
Cara mematikannya cukup mudah. Anda bisa masuk ke pengaturan voucher spesial toko dan menonaktifkannya. Pagi ini, dari beberapa toko yang saya cek, saya sudah menemukan tiga toko yang fiturnya menyala kembali, dan langsung saya matikan. Saya pribadi tidak menyukainya. Untuk Promo Ekstra, saya masih mengaktifkannya di sebagian besar toko, namun voucher spesial toko ini saya matikan.
Cara mematikannya memang sesederhana itu. Voucher ini (yang saya cek) bernilai nol, mungkin karena pengeluaran iklan saya dalam seminggu terakhir tidak terlalu besar, hanya sekitar Rp300.000. Bagi mereka yang spending iklannya jutaan Rupiah, mungkin akan sering mendapatkan voucher spesial toko ini. Saya lebih memilih strategi iklan dengan pengeluaran kecil dan ROAS yang stabil. Meskipun dalam satu periode mungkin belum ideal, namun dalam jangka waktu satu bulan, ROAS saya cenderung ideal.
Target ROAS 10 adalah ideal bagi saya, dan dengan pengeluaran iklan yang terukur, ROAS ini tercapai. Angka ini mungkin terlihat kecil dibandingkan penjual lain yang menghabiskan jutaan rupiah per minggu. Namun, saya memiliki banyak toko. Jadi, meskipun profit per toko kecil, total omset dari banyak toko tetap menguntungkan.
Jika Anda tertarik untuk belajar strategi membangun banyak toko agar tidak terjebak dalam kesalahan umum, Anda bisa bergabung dengan program saya di ghanirozaki.com. Itulah pandangan saya tentang voucher spesial toko ini. Saya tidak ingin menggunakannya, namun seringkali Shopee mengaktifkannya kembali tanpa pemberitahuan.
Jika Anda ingin belajar lebih lanjut tentang membangun toko atau dropship, kunjungi ghanirozaki.com.

0 Response to "Voucher Spesial Toko Shopee: Definisi, Strategi, dan Mengapa Saya Mematikannya"
Posting Komentar