Pada sesi bincang-bincang singkat ini, saya mencoba menjawab beberapa pertanyaan menarik seputar optimasi penjualan di Shopee. Berbagai topik dibahas, mulai dari strategi perubahan judul produk, efektivitas iklan, hingga upaya mengembalikan performa penjualan organik.
Strategi Perubahan Judul Produk: Kapan Sebaiknya Dilakukan?
Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah mengenai dampak penggantian judul produk, terutama untuk produk yang sudah memiliki banyak penjualan. Banyak yang khawatir bahwa perubahan judul bisa mengganggu algoritma Shopee.
Menurut saya, jika sebuah produk sedang winning (minimal satu order per hari), sangat tidak disarankan untuk mengganti judulnya. Namun, jika produk tersebut penjualannya sedang menurun atau tidak lagi winning, melakukan eksperimen dengan mengganti judul adalah hal yang wajar dan tidak masalah.
Seorang teman berbagi pengalamannya tentang produk yang dulu laris dengan judul mengandung kata "cuci gudang" atau "diskon". Namun, seiring waktu, penjualan justru turun karena pembeli kini lebih pintar dan mungkin menganggap "cuci gudang" berarti barangnya jelek. Ia berencana menghapus frasa "cuci gudang" dari judul.
Saya setuju bahwa perubahan minor seperti menghapus kata "cuci gudang" atau "COD" dari judul tidak akan menjadi masalah besar. Namun, sebelum melakukan perubahan apa pun, protokol pertama yang selalu saya sarankan adalah cek demand. Jika demand sedang turun, hanya mengandalkan penjualan di Shopee akan sangat berat, kecuali jika Anda memiliki strategi branding yang kuat.
Efektivitas Iklan Shopee: Perubahan dan Adaptasi
Pertanyaan lain yang muncul adalah mengenai strategi budget iklan: apakah lebih baik iklan berjalan setiap hari dengan nominal kecil, atau sesekali dengan budget besar?
Saya mengamati ada perubahan besar di sistem iklan Shopee, terutama sejak pemberlakuan CPM. Saya sendiri masih belum berani banyak berkomentar karena perubahan ini tergolong baru dan dampaknya masih fluktuatif. Contohnya, iklan untuk produk tren seperti Piala Dunia saja bisa mengalami "galat" atau kerugian signifikan.
Saran saya saat ini, jika Anda mengalami hal serupa (iklan tidak efektif atau merugi), lebih baik "tarik napas" dulu. Gunakan budget seminimal mungkin dan pantau terus perkembangannya. Dulu, memang disarankan iklan berjalan terus agar algoritma bisa terus mencari target yang cocok, tapi kondisi sekarang sedang tidak stabil.
Memanfaatkan "Iklan Grup" di Shopee
Terkait "iklan grup", kapan sebaiknya fitur ini digunakan?
Saya menyarankan untuk mencoba fitur ini ketika Anda sudah bingung harus berbuat apa lagi dengan strategi iklan. Digital marketing memang tentang eksperimen, dan hasilnya bisa berbeda-beda untuk setiap penjual. Jika Anda mencoba "iklan grup" dan melihat ada produk dalam grup tersebut yang performanya bagus, lebih aman untuk mengeluarkan produk-produk yang jelek dari grup tersebut, bahkan menghapusnya jika memang tidak efektif.
Mengembalikan Performa Organik Produk Setelah Berhenti Iklan
Ada kasus di mana produk hero yang dulunya memiliki performa organik bagus, justru mati organiknya setelah iklan dihentikan.
Jika iklan memang membantu performa organik Anda, maka solusinya adalah terus beriklan. Saya pribadi tidak lagi memasukkan organik sebagai strategi utama. Bahkan, saya menganggap iklan produk otomatis sebagai bagian dari strategi organik. Jadi, untuk toko baru maupun lama, iklan otomatis wajib diaktifkan.
Mengenai cara lain tanpa iklan, ada fitur seperti "garansi harga terbaik", namun saya sangat tidak merekomendasikannya, terutama bagi seller yang belum mengelola pembukuan dengan benar. Fitur ini bisa seperti "vampir" yang menguras keuntungan.
AMS (Affiliate Marketing Solution) Sebagai Alternatif?
Pertanyaan lain adalah apakah AMS bisa menjadi alternatif untuk meningkatkan penjualan tanpa iklan konvensional?
Bisa. Namun, teman-teman jangan berharap hanya dengan "klak-klik" di dashboard. AMS harus diasuh dan dikelola dengan baik, termasuk memberikan "pulsa" atau komisi kepada para afiliator. Ini sama seperti memiliki pasukan yang harus dimodali.
Mengikuti Saran Shopee: Antara Penjualan dan Profit
Terakhir, apakah saran-saran dari Shopee perlu diikuti?
Jika Anda hanya fokus pada peningkatan penjualan tanpa terlalu memikirkan profit dan memiliki modal yang banyak, ikuti saja semua yang diinginkan Shopee: garansi harga terbaik, iklan otomatis tak terbatas, dan lain-lain. Penjualan Anda dijamin akan naik. Namun, perlu diingat, profit belum tentu karena Shopee tidak peduli apakah kita profit atau tidak. Ini adalah masalah utama bagi banyak seller.
Setiap seller memiliki strateginya masing-masing. Terkadang, ada yang memang sedang dalam fase buang stok, sehingga mengikuti semua campaign dan saran Shopee bisa menjadi pilihan yang tepat.
Semoga ulasan ini bermanfaat untuk Anda dalam mengoptimalkan penjualan di Shopee. Untuk informasi lebih lanjut atau berdiskusi, jangan ragu untuk mengunjungi ghanirozaqi.com.

0 Response to "Tips Optimalisasi Penjualan di Shopee: Mengelola Judul Produk, Iklan, dan Organik"
Posting Komentar