Saya ingin berbagi pengalaman tentang beberapa fitur penting atau "killer feature" dari BigSeller. Saya telah menggunakan BigSeller selama kurang lebih tiga tahun. Dulu, saat saya baru memulai jualan dan mencari tahu tentang Omni Channel, saya sempat ragu karena saya pikir aplikasi semacam ini hanya akan membebani server dan menarik-narik API saja. Namun, setelah tiga tahun menggunakannya, dan bahkan kini saya menggunakan versi berbayar yang cukup signifikan (untuk 50 toko selama setengah tahun), saya menyadari betapa berharganya BigSeller.
Tentu saja, ada fitur standar yang sudah umum di banyak Omni Channel, seperti kemampuan memproses pesanan lintas toko dan lintas kurir, serta semua pesanan yang terkumpul dalam satu dashboard. Itu adalah hal dasar yang pasti ada.
Namun, ada beberapa fitur yang menurut saya sangat krusial dan saya gunakan secara intensif di BigSeller. Mungkin beberapa Omni Channel lain juga memilikinya, tapi ini adalah fitur yang membuat saya betah dengan BigSeller:
1. Laporan Keuntungan
Saya memiliki dua jenis laporan yang berbeda: laporan keuntungan dan laporan keuangan. Untuk laporan keuangan, saya menggunakan basis kas (cash basis), artinya saya hanya mengakui omset ketika uang sudah benar-benar masuk ke rekening saya. Laporan keuangan ini adalah "kitab" utama bagi semua bisnis saya.
Namun, saya juga menggunakan laporan keuntungan yang disediakan BigSeller. Laporan ini menggunakan basis akrual, di mana meskipun uang belum cair, pesanan yang masuk sudah dihitung sebagai omset. Dua laporan ini melayani tujuan yang berbeda:
- Laporan Keuntungan: Untuk keputusan bisnis harian, seperti menghitung ROAS, alokasi iklan, atau menentukan toko mana yang perlu didorong lebih jauh.
- Laporan Keuangan: Untuk melihat fundamental bisnis, seperti kecukupan kas dan perencanaan jangka panjang.
Menurut saya, laporan keuntungan di BigSeller adalah fitur "killer" yang paling utama. Saya tidak yakin banyak Omni Channel lain yang memiliki fitur sedetail ini. Laporan keuntungan ini sudah secara otomatis mengurangi omset kita dengan berbagai biaya, mulai dari admin fee, biaya afiliasi, retur, iklan, hingga HPP (Harga Pokok Penjualan) – asalkan kita memasukkan data HPP dengan benar.
Meskipun ada beberapa kelemahan kecil yang masih dapat diterima, seperti HPP yang dihitung nol jika pesanan belum dikirim pada hari yang sama, saya memiliki tools pribadi untuk mengoreksi laporan ini agar lebih real-time (yang saya bagikan khusus untuk member bootcamp tenak toko saya).
2. Voucher Perpanjang Otomatis
Voucher adalah alat yang sangat penting untuk meningkatkan engagement. Orang cenderung ingin mengklaim voucher, bahkan jika mereka belum tentu langsung membeli. Proses klaim voucher ini akan membawa mereka lebih jauh ke dalam funnel penjualan.
Semakin banyak orang yang masuk ke lower funnel, algoritma platform akan lebih mudah menemukan kesamaan dan mengidentifikasi target pasar yang tepat (misalnya, apakah mereka ibu-ibu, pekerja, dan sebagainya). Voucher, meskipun nilainya kecil, berfungsi sebagai mata uang engagement di platform online, tidak hanya di Shopee atau TikTok, tetapi juga di Instagram dan YouTube (seperti average view duration atau CTR).
Di Shopee, klaim voucher ini sangat vital untuk memperbanyak orang di bottom funnel atau lower funnel. BigSeller kini memiliki fitur perpanjang voucher otomatis. Saya sedang mencoba mengakali fitur ini untuk membuat voucher dengan durasi yang lebih singkat, misalnya 3 jam atau bahkan 1 jam, yang akan diperbarui secara terus-menerus. Ini mirip dengan flash sale, tetapi dalam bentuk voucher.
Salah satu kelebihannya adalah kita bisa membatasi penggunaan voucher hanya untuk satu kali per orang, berbeda dengan flash sale toko yang biasanya memiliki batas minimum lima produk dan jadwal tertentu. Dengan voucher, kita memiliki kontrol penuh atas durasi dan produk yang ingin kita promosikan. Meskipun saya masih dalam tahap eksperimen untuk menemukan praktik terbaiknya, secara teori fitur ini sangat menjanjikan.
3. Diskon Perpanjang Otomatis
Bagi teman-teman yang sering menggunakan fitur harga coret, terkadang kita lupa untuk memperbarui periode diskon. Akibatnya, penjualan bisa mendadak sepi karena diskon sudah tidak aktif. BigSeller menawarkan solusi dengan fitur perpanjang diskon otomatis. Kita bisa mengatur diskon agar otomatis diperpanjang hingga jangka waktu tertentu, bahkan hingga beberapa tahun, sehingga kita tidak perlu khawatir lupa memperbaruinya lagi.
4. Multi-Upload (M-Upload)
Fitur ini sangat cocok bagi mereka yang mengelola banyak toko, atau dalam istilah saya, "peternak toko". Mengunggah atau mengedit produk satu per satu melalui Seller Center di setiap toko sangatlah merepotkan. Dengan fitur M-Upload di BigSeller, proses ini menjadi jauh lebih mudah.
Kita bisa mengedit judul, gambar, atau SKU secara seragam di banyak toko sekaligus, menghemat waktu dan tenaga. Fitur Omni Channel seperti BigSeller ini memang membuat konsep "ternak toko" menjadi lebih realistis dan memungkinkan.
Mungkin ada sebagian dari Anda yang belum menyadari urgensi dari "ternak toko". Jika Anda adalah pedagang biasa seperti saya, yang tidak mengandalkan branding premium atau harga termurah, Anda mungkin sadar bahwa satu toko biasanya hanya bisa memiliki tiga, empat, atau mungkin lima produk yang winning. Jika sudah mencapai lima produk winning di satu toko, itu sudah sangat hebat.
Secara pribadi, saya menargetkan satu toko cukup memiliki satu produk winning saja. Mengapa? Karena mencoba mendorong produk keenam atau ketujuh di toko yang sama seringkali justru merusak performa kelima produk yang sudah winning. Seolah ada kuota untuk performa produk di satu toko.
Dengan memiliki banyak toko, kita bisa memiliki lima produk winning di toko A, lima di toko B, dan seterusnya. Ini adalah strategi yang menurut saya lebih realistis daripada mencoba membuat satu toko menjadi super dengan belasan produk winning sekaligus.
Jadi, untuk merangkumnya, ada empat fitur "killer" BigSeller yang menurut saya sangat vital:
- Laporan Keuntungan: Penting untuk mengetahui profitabilitas bisnis Anda.
- Voucher Perpanjang Otomatis: Meningkatkan engagement dan optimasi funnel.
- Diskon Perpanjang Otomatis: Mengatasi masalah lupa memperbarui harga coret.
- Multi-Upload (M-Upload): Memudahkan pengelolaan banyak toko dan produk.
Sebenarnya masih banyak fitur lainnya, tetapi keempat ini adalah yang paling saya rasakan manfaatnya secara signifikan.
Jika Anda tertarik untuk mencoba BigSeller, Anda bisa mendaftar menggunakan link afiliasi saya untuk mendukung saya.

0 Response to "Fitur "Killer" BigSeller yang Mengubah Cara Saya Berbisnis Online"
Posting Komentar