My Sticky Gadget

Belajar Jualan Online di Shopee

Strategi Realistis Jualan Online untuk Driver Ojol: Awali dengan Ngonten!

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Teman-teman. Saya sering sekali mendapatkan pertanyaan dari driver ojol yang berkeinginan untuk berjualan online. Pertanyaan ini sudah beberapa kali saya terima, bahkan mungkin lebih dari dua. Jika teman-teman memiliki pertanyaan atau ingin berdiskusi lebih lanjut, saya mengundang Anda untuk bergabung di ghanirozaki.com. Di sana kami memiliki grup WhatsApp dan insyaallah, kami rutin mengadakan Google Meet setiap hari. Anda juga bisa menghubungi saya langsung melalui WhatsApp. Untuk para driver ojol yang sedang membaca ini dan tertarik untuk memulai jualan online, saya akan berikan beberapa saran yang menurut saya sangat realistis.

Saya sangat memahami betapa lelahnya menjadi seorang driver. Saya tahu banyak dari Anda yang bahkan harus tidur di warung, masjid, atau pelataran ruko saking lelahnya. Saya pribadi tidak bisa membayangkan betapa capeknya, baik secara fisik maupun pikiran, jika saya berada di posisi tersebut.

Namun, di sela-sela kesibukan Anda sebagai driver, pasti ada waktu luang atau "idle time." Entah itu saat menunggu pelanggan, menunggu pesanan, atau apapun itu. Saya yakin ada. Nah, di sela-sela waktu luang inilah saran saya: mulailah membuat konten. Jangan langsung memikirkan jualan online. Fokuslah pada konten dulu.

Membuat konten itu sangat mudah sekarang. Anda hanya membutuhkan ponsel yang biasa Anda gunakan sebagai driver. Tidak perlu memikirkan ponsel canggih atau membeli mikrofon mahal. Yang penting adalah konsisten membuat konten dan membiasakan diri tampil di depan kamera. Saya menyarankan Anda untuk menunjukkan wajah Anda. Banyak orang ingin mendapatkan uang dari konten tetapi tidak berani tampil di muka (faceless). Menurut saya, jalur dengan menampilkan wajah itu lebih mudah untuk mendapatkan penghasilan dibandingkan jalur faceless. Banyak sekali orang yang berangan-angan untuk membuat konten tanpa wajah lalu viral dan mendapatkan uang.

Jadi, saran saya, tampilkan saja wajah Anda. Tidak masalah apakah Anda merasa ganteng, cantik, atau tidak. Abaikan saja hal itu. Intinya, buatlah konten dengan menunjukkan wajah Anda. Topiknya bisa apa saja: tentang pengalaman ngojol Anda, kehidupan sehari-hari, kesedihan hidup, tentang anak, pola pikir, agama, atau politik. Yang penting adalah memulai membuat konten secara bebas dulu. Jangan terlalu memikirkan fokus tertentu di awal.

Di sela-sela waktu luang Anda, cobalah untuk membuat satu konten setiap hari. Bahkan, tanpa editing pun bisa. Jika ingin mengedit, sekarang aplikasi seperti CapCut di ponsel sangat mudah digunakan. Dulu, saya sendiri di awal-awal ngonten juga tanpa editing. Baru sekitar setahun belakangan saya mulai menggunakan editing karena proses editing itu memang paling melelahkan dan membuat malas. Jadi, jangan ragu untuk membuat konten tanpa editing dulu. Lakukan saja secara acak. Nanti, jika Anda menemukan satu topik yang ternyata ramai, misalnya saat membahas politik atau agama, Anda bisa perlahan-lahan fokus ke sana.

Misalnya, dari berbagai topik acak seperti keseharian, anak, keuangan, masalah pribadi, atau ngojol, Anda menemukan bahwa konten tentang politik mulai ramai. Nah, fokuslah pada politik. Memang akan ada fase di mana Anda akan merasa bingung mau membuat konten apa, tetapi itu wajar. Biasakan dulu membuat satu konten setiap hari. Menurut saya, satu konten per hari itu adalah "magic number" atau angka saktinya. Namun, jika tidak sanggup, satu konten per minggu juga tidak masalah. Yang terpenting adalah memulai membuat konten sebelum berpikir untuk jualan online.

Jualan online saat ini sangatlah berat, tidak seperti dulu. Bisnis online yang sukses dan mudah sekarang ini hampir pasti diawali dengan membuat konten. Tanpa konten, hanya dengan mengunggah produk saja dan berharap laris manis, itu nyaris tidak mungkin terjadi.

Jadi, mulailah dengan membuat konten. Jangan langsung berpikir tentang uang. Percayalah, jika Anda sudah memiliki banyak penonton, pengikut, dan subscriber, uang akan datang dengan sendirinya, entah dari mana jalurnya. Bisa dari program afiliasi (yang paling mudah), diundang ke televisi, atau endorsement. Ada banyak sekali caranya. Kuncinya adalah mulai ngonten, buat sesederhana mungkin, dan jangan terlalu banyak berpikir. Satu konten per hari tanpa editing, langsung unggah. Lakukan itu dulu.

Nantinya, setelah Anda menemukan topik yang ramai, barulah Anda bisa mulai memikirkan program afiliasi. Misalnya, jika konten politik Anda ramai, saat membuat konten politik, Anda bisa menampilkan produk buku atau apapun yang masih berkaitan dengan niche atau topik tersebut. Jangan asal-asalan, misalnya tiba-tiba jualan ban motor saat membahas politik. Meskipun mungkin ada sedikit keterkaitan, akan lebih bijaksana jika produk afiliasi yang Anda tawarkan itu benar-benar relevan dengan konten Anda.

Jadi, bagi Anda para driver, mulailah dengan membuat satu konten per hari, sesederhana mungkin, tanpa editing terlebih dahulu. Perlahan-lahan, Anda bisa mulai menggunakan editing. Setelah menemukan "traction" atau apa yang disukai audiens dari Anda, barulah mulai memikirkan program afiliasi.

Ketika program afiliasi sudah mulai berjalan dan Anda tahu produk apa yang ramai, mungkin Anda akan berpikir, "Wah, kalau marginnya lebih besar, sepertinya lebih menarik jika saya stok sendiri." Nah, perlu diingat, perjalanan dari nol hingga sampai ke tahap stok barang untuk jualan online itu sangat panjang. Jika Anda langsung terjun untuk stok barang, itu akan sangat berat di era sekarang. Bahkan, penjual lama yang sudah terbiasa di platform seperti Shopee atau TikTok pun menghadapi banyak tantangan, apalagi untuk pemula.

Memang ada "honey period" atau masa di mana penjual baru dimudahkan oleh platform, tetapi tantangan untuk stok barang itu sangat berat. Saya sendiri sudah tidak pernah stok barang lagi; saya sekarang sepenuhnya menjalankan model dropship. Jadi, jika Anda ingin mencapai tahap stok barang, perjalanannya akan dimulai dari ngonten, lalu afiliasi, baru kemudian stok. Ini adalah proses yang panjang. Jangan berharap bisa selesai dalam satu bulan. Saya pribadi membutuhkan waktu 2, 3, bahkan 4 tahun untuk mencapai titik ini.

Intinya, jangan terlalu banyak berpikir. Mulailah dengan membuat satu konten per hari. Dari situlah semuanya berawal. Itu saja saran saya untuk teman-teman driver ojol yang ingin berjualan online. Percayalah, berjualan online sekarang memang berat, jadi mulailah dengan membuat konten.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

0 Response to "Strategi Realistis Jualan Online untuk Driver Ojol: Awali dengan Ngonten!"

Posting Komentar