My Sticky Gadget

Belajar Jualan Online di Shopee

Iklan Shopee: Lupakan Obok-Obok, Fokus Riset Produk & AI untuk Profit Lebih!

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Teman-teman. Sudah lama saya tidak membahas iklan. Kali ini saya akan membahas iklan Shopee karena jujur saja, saya memang tidak terlalu mendalami iklan sekarang. Iklan menurut saya penting, namun saya rasa, teman-teman boleh saja tidak sepakat, bahwa terlalu mengulik-ulik iklan saja tidak akan membawa dampak signifikan.

Maksud saya, jika Anda hanya fokus pada iklan di Shopee dan terus-menerus mengubah setelannya, memusingkan diri sendiri setiap hari, apakah Anda yakin hal itu bisa menaikkan omset menjadi dua, tiga, atau bahkan empat kali lipat? Apalagi profit? Apakah yakin profit bisa naik dua, tiga, atau empat kali lipat hanya karena mengulik iklan?

Sepengalaman saya, jika hanya mengandalkan iklan, hal itu nyaris tidak mungkin. Iklan memang penting, tetapi kalau hanya itu fokusnya, kenaikan omset dan profit dua, tiga, atau empat kali lipat itu sulit dicapai. Apalagi jika strateginya adalah menurunkan ROAS. Omset mungkin naik, tapi profit belum tentu. Dan sayangnya, banyak seller yang belum bisa menghitung profit dengan benar. Ini sangat disayangkan.

Beberapa waktu lalu, saya mengadakan mini bootcamp untuk menghitung laporan keuntungan, bukan laporan keuangan. Tujuannya agar kita tahu berapa keuntungan bersih dari jualan online ini. Saya melihat banyak yang belum melakukan ini, padahal sekarang relatif lebih mudah. Tools-nya sudah ada, saya menggunakan seller, dan sekarang ada AI. Namun, meskipun ada AI, tidak semuanya bisa menggunakannya dengan maksimal. Ini adalah momen yang tepat sebelum Lebaran, teman-teman harus memantau profit secara real-time, bukan hanya omset. Jika tertarik, saya bisa menyediakan rekamannya (berbayar). Anda bisa menghubungi saya di ghanirozaqi.com, di sana ada kontak WhatsApp saya.

Strategi Iklan Shopee: Set and Forget

Jadi, saya tekankan, sepengalaman saya berjualan di Shopee, jika hanya fokus pada pengaturan iklan, kenaikan profit dua, tiga, atau empat kali lipat itu nyaris tidak mungkin terjadi. Apalagi setelah Shopee menerapkan sistem GMV Max secara penuh, yang mana proses migrasinya cukup panjang dan tidak mudah dari sisi infrastruktur.

Menurut saya, strategi terbaik saat ini adalah Set and Forget. Ketika GMV Max diterapkan penuh, saya juga terus belajar dan mencoba berbagai hal. Saya tidak mengulik iklan setiap hari, terkadang seminggu sekali, atau tiga hari sekali. Dari pengalaman saya dengan banyak portofolio toko, performa toko yang dibiarkan dengan pengaturan yang stabil ternyata mirip dengan yang sering diutak-atik. Bahkan, ada yang profitnya justru lebih rendah jika terlalu sering diotak-atik. Saya sekarang sangat berorientasi pada profit. Jadi, secara umum, strategi terbaik untuk beriklan adalah Set and Forget.

Kunci "Set" yang Benar: ROAS Ideal

Kuncinya ada pada pengaturan awal, yaitu Anda harus tahu berapa ROAS (Return on Ad Spend) ideal Anda. Bagi saya, ROAS ideal itu maksimal 50% dari gross profit. Lebih dari itu, menurut saya sudah tidak ideal karena akan mengikis profit Anda. Profit memang tipis, sekali kena bom COD atau barang RTS (Return to Sender) yang sulit dilacak, profit bisa habis. Jadi, akan lebih baik jika ROAS iklan berada di angka sekitar 30-40% dari gross profit. Iklan saya sudah termasuk PPN. Jika Anda ingin tahu cara menghitungnya, cek saja di ghanirozaqi.com, di sana ada kalkulator ROAS untuk menghitung ROAS ideal.

"Forget" Bukan Berarti Mengabaikan

Lalu, "forget" di sini bukan berarti tidak dipantau sama sekali. Kita tetap memantau, tetapi kita memperbesar kesabaran kita. Jangan sedikit-sedikit mengganti pengaturan. "Aduh, sepi sedikit diganti." Saya rasa semua seller mengalami ketika produknya sedang laris lalu tiba-tiba sepi. Sepengalaman saya, jika dibiarkan, performanya akan naik lagi. Daripada diotak-atik terus. "Oke, lagi sepi, langsung turunin ROAS." Ya, bisa saja naik lagi, itu sangat mungkin. Tetapi jika dihitung profitnya, wah, itu akan terkikis. Dan belum tentu ketika kembali ke ROAS ideal, penjualan tersebut bisa menutupi kerugian saat ROAS kecil.

Jadi, strategi Set and Forget untuk iklan menurut saya adalah yang terbaik saat ini. Bukan berarti omset akan otomatis tinggi, bukan itu intinya. Tapi dengan Anda menerapkan Set and Forget, Anda punya waktu lebih baik dan cuan itu tidak melulu uang. Waktu juga merupakan cuan. Saya suka sekali mendengar perkataan ini: "cuan bukan hanya uang, waktu juga." Kita jadi punya lebih banyak waktu untuk keluarga, untuk diri sendiri, atau mungkin untuk belajar. Itu semua juga cuan.

Fokus pada Hal yang Lebih Signifikan

Daripada memusingkan hal-hal yang tidak signifikan, karena sesuai kaidah saya bahwa hanya mengulik iklan saja tidak akan melipatgandakan omset/profit, kita jadi punya waktu untuk melakukan hal lain yang lebih signifikan. Bagi saya pribadi, hal yang lebih signifikan adalah riset produk. Riset produk jauh lebih signifikan. Jadi, perhatikan produk apa yang sedang ramai dijual atau kata kunci apa yang sedang tren. Cara risetnya bagaimana? Cek lagi tool saya di ghanirozaqi.com. Saya pribadi jauh lebih memusingkan riset produk untuk jualan di Shopee daripada iklan. Ini menurut saya lebih signifikan daripada Anda mengulik-ulik iklan.

Namun, saya paham betul, tidak semua seller bisa sering ganti-ganti produk. Makanya saya menginisiasi Sindikat Dropship. Sindikat Dropship adalah sebuah komunitas atau partnership di mana kami siap memantau tren yang ada. Kami fokus pada produk yang ramai dijual, lalu menjualnya. Ini jauh lebih signifikan untuk menaikkan profit daripada hanya mengulik iklan.

Selain riset produk, saat ini saya juga lagi mendalami AI. Saya melihat bahwa masa depan saya, dan bagaimana anak saya nanti kuliah yang mungkin biayanya sangat mahal, tidak akan dibayar melalui jualan online saja. Saya melihat AI ini adalah masa sekarang dan masa depan. Perkembangan AI sangat mengerikan, hari ini kita belajar Gemini, minggu depan ada yang baru lagi. Saya pribadi sedang fokus belajar AI untuk mempermudah dan mengotomatisasi pekerjaan jualan saya di Shopee. Saya juga membuat aplikasi-aplikasi pribadi untuk mempermudah, contoh sederhananya, saya membuat aplikasi latihan soal untuk anak saya yang sedang suka bendera-benderaan. Saya membuat web-nya hanya dalam 5 menit, hanya untuk menebak bendera. Anak saya senang karena saya punya waktu untuk membuat hal semacam itu, daripada saya mengulik iklan. Itu juga cuan, bukan, Teman-teman?

Kesimpulan

Jadi, kesimpulannya, menurut saya strategi Set and Forget adalah yang terbaik. Bukan karena omsetnya akan jauh lebih tinggi, tetapi karena kita jadi punya waktu lebih untuk memikirkan hal-hal yang lebih signifikan. Artinya, mencari hal-hal lain yang signifikansinya lebih baik daripada mengulik-ulik iklan. Jujur saja pada diri sendiri, mengulik iklan itu menaikkan omset berapa kali lipat sih? Tapi jika saya tadi bisa membuat kuis bendera untuk anak saya, kebahagiaan saya mungkin naik 50%, berarti naik setengah kali lipat, kan lumayan banget. Saya senang, anak saya senang.

Semoga artikel ini ada manfaatnya ya.

0 Response to "Iklan Shopee: Lupakan Obok-Obok, Fokus Riset Produk & AI untuk Profit Lebih!"

Posting Komentar