My Sticky Gadget

Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Catatan Harian tentang Iklan Shopee, ROAS, dan Produk Winning

Catatan Harian tentang Iklan Shopee, ROAS, dan Produk Winning

Kali ini saya ingin menuliskan rangkuman dari sesi harian yang biasa saya jalani, di mana saya menerima berbagai pertanyaan seputar iklan Shopee, terutama dari teman-teman seller yang sedang belajar memahami performa iklan mereka sendiri. Banyak topik yang muncul, mulai dari iklan tidak jalan, ROAS, sampai soal kapan budget iklan sebaiknya dinaikkan.

Ketika Iklan Tidak Jalan dan Solusi Friend Order

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah soal iklan yang tidak "kemakan" atau tidak jalan optimal. Dari pengalaman yang dibagikan, salah satu solusi yang dicoba adalah menggunakan friend order. Cara ini memang bisa membantu memancing traffic, tetapi tidak selalu cocok untuk semua kondisi.

Menurut saya, friend order paling masuk akal diterapkan pada produk yang sudah winning. Kalau produknya belum winning, funnel-nya masih berantakan, maka traffic yang datang bisa tidak sesuai target. Alih-alih ketemu market yang tepat, iklan justru menyasar ke mana-mana dan hasilnya tidak efisien.

Produk Winning dan Risiko yang Perlu Disiapkan

Bagi saya pribadi, definisi produk winning itu sederhana: satu order per hari yang konsisten. Tidak perlu ratusan atau ribuan order. Selama stabil setiap hari, itu sudah cukup disebut winning.

Kalau sudah di fase ini, menaikkan budget iklan sebenarnya tidak terlalu menakutkan. Tapi tetap harus menyiapkan safety belt. Risiko seperti order batal, COD gagal, atau pembeli iseng tetap ada dan bisa merusak performa iklan kalau tidak diantisipasi.

Kapan Budget Iklan Perlu Dinaikkan atau Diturunkan

Banyak juga yang bingung menentukan kapan budget iklan sebaiknya dinaikkan atau justru diturunkan. Menurut saya, selama produk sudah winning dan stabil, budget bisa dinaikkan secara bertahap. Tidak perlu menunggu metrik yang rumit.

Yang penting, pastikan setelan iklan sudah benar dan tidak menyalakan fitur yang justru membuat performa kacau. Budget besar tanpa kontrol justru rawan terkena "ranjau".

Promo Ekstra dan Dampaknya ke Conversion Rate

Ada juga pertanyaan soal promo ekstra, apakah wajib atau tidak. Jawabannya tidak wajib. Tapi ketika promo dimatikan lalu penjualan terasa sepi, perlu dicek metriknya.

Kalau yang turun adalah conversion rate, besar kemungkinan promo memang berpengaruh. Pembeli cenderung lebih tertarik ketika ada diskon atau potongan tambahan, jadi penurunan promo bisa berdampak langsung ke konversi.

Kenapa Produk Mahal Biasanya CPO-nya Tinggi

Pertanyaan lain yang cukup sering muncul adalah kenapa produk mahal cenderung punya cost per order (CPO) yang tinggi. Jawabannya sederhana: keseimbangan pasar.

Di Shopee, hampir semua produk punya banyak kompetitor. Produk mahal biasanya bermain di ROAS lebih rendah, sedangkan produk murah ROAS-nya lebih tinggi. Ada memang produk mahal dengan CPO rendah, tapi biasanya itu kasus langka, misalnya produk baru yang viral atau benar-benar blue ocean.

Perbedaan Setiap Kategori Produk

Murah atau mahal itu sebenarnya relatif, tergantung kategori. Di elektronik seperti HP atau kulkas, harga jutaan masih dianggap wajar dan ROAS tinggi adalah hal umum karena marginnya tipis. Sementara di fashion, harga di atas ratusan ribu sudah dianggap mahal dan butuh pendekatan iklan yang berbeda.

Intinya, selalu lihat rata-rata perilaku seller di kategori tersebut. Dari situ biasanya akan terlihat di mana titik keseimbangannya.

Penutup

Dari semua pertanyaan yang masuk, satu hal yang selalu saya tekankan adalah jangan membandingkan akun sendiri dengan akun orang lain mentah-mentah. Setiap akun punya kondisi, produk, dan risiko masing-masing.

Yang penting, pahami dasar-dasarnya, kenali produk winning, dan jalankan iklan dengan sadar risiko. Sisanya tinggal proses dan konsistensi.

0 Response to "Catatan Harian tentang Iklan Shopee, ROAS, dan Produk Winning"

Posting Komentar