" " Menjadi Seorang Pemenang | GAROBLOGZ inline_google_font_css example
Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Menjadi Seorang Pemenang

Hidup adalah pilihan, anda tinggal pilih ingin kemana. Sama halnya ketika anda berada di persimpangan jalan, anda tinggal pilih ke kanan atau ke kiri, setelah memilih anda tinggal meneruskan perjalanan. Perbedaannya adalah, hidup tidak bisa "putar balik" karena kita tidak bisa kembali ke masa lalu, sedangkan perjalanan jika anda salah memilih jalan, anda bisa putar balik dengan mudah.

Menang dan kalah juga merupakan suatu pilihan, anda ingin menang atau kalah anda sendirilah yang menentukan. Hal ini berlaku dalam semua hal.

Sebagai contoh jika anda ingin menang dalam pertandingan pingpong, sebelum pertandingan anda diharuskan untuk memilih untuk menang atau kalah.
Jika anda memilih unuk menang, semestinya anda terus berlatih dan terus merancang stratrgi bagaimana agar bisa menang, sedangkan jika anda tidak berlatih dan menganggap remeh, berarti anda sudah memilih untuk kalah. Simple bukan?


Dalam menjalani bisnis juga sama saja, anda ingin menang atau kalah? menang dalam artian bisnis anda mendatangkan pemasukan stabil buat anda dan kalah dalam artian anda bangkrut.
Sebelum anda terjun ke dunia bisnis, pilihlah anda ingin menjadi pemenang atau pecundang. Seringkali saya menjumpai orang yang mengaku memilih untuk menjadi pemenang tetapi tidak diiringi dengan usaha yang dilakukan, maka saya golongkan orang yang seperti itu sudah memilih untuk kalah sejak awal.

Jika ingin menang dalam berbisnis, anda perlu konsistensi tinggi dan banyak praktek. Terlalu banyak menimang-nimang bukanlah hal yang baik, anda harus terus menerus mencoba. Gagal adalah suatu kewajaran, dan berhasil adalah revolusi dari kegagalan.

Saya sendiri pun belum bisa dibilang menang dalam berbisnis, tulisan ini hanyalah sebagai sarana berbagi tentang apa yang saya ada dalam benak saya dan juga sebagai sarana dokumentasi pribadi.

Terkadang saya merasa frustasi, tapi jika mengingat teori ini, maka tiba-tiba semangat timbul kembali sambil mengatakan dalam hati: "saya memilih untuk menang!"

ayo kita sama sama memilih untuk menjadi seorang pemenang, bukan pecundang.

sumber gambar: www.arthanugraha.com