Belajar Shopee di Bandung Bersama Komunitas: Dari Online hingga Kopi Darat
Sebagai pelaku usaha online, saya sering merasa bahwa menghadapi dinamika marketplace seperti Shopee itu sangat berat jika dilakukan sendirian. Perubahan algoritma yang cepat, persaingan harga yang makin ketat, hingga munculnya fitur baru seperti iklan GMV Max seringkali membuat saya kebingungan. Beruntung, di Bandung saya menemukan wadah belajar yang sangat solid bernama MBGR (Mentoring Bisnis Gratis).
Apa Itu MBGR?
MBGR bagi saya bukan sekadar forum biasa. Komunitas yang diinisiasi oleh Ghani Rozaqi ini berfokus pada diskusi praktis untuk memecahkan masalah nyata yang kami hadapi sebagai seller. Namanya pun bukan sekadar pajangan; di sini kami benar-benar belajar tanpa dipungut biaya. Visi utamanya sangat sederhana namun mengena di hati saya: "Sukses dan Berkembang Sama-Sama".
Mengapa Bandung Terasa Spesial?
Meskipun MBGR memiliki anggota dari seluruh Indonesia yang rutin bertemu secara online melalui Zoom setiap Jumat sore, saya merasa Bandung memiliki atmosfer yang spesial. Kegiatan di sini sangat aktif dan beragam, beberapa di antaranya yang rutin saya ikuti adalah:
- Kopdar & Roadshow Bulanan: Kami rutin mengadakan pertemuan offline setiap bulan. Uniknya, acara ini sering dikemas dalam bentuk "Roadshow", di mana saya dan teman-teman berkunjung langsung ke lokasi usaha anggota yang sudah sukses. Saya bisa melihat langsung sistem gudang, studio live streaming, hingga manajemen stok. Salah satu yang berkesan adalah saat berkunjung ke warehouse brand Ammar Kids.
- Coaching Clinic ("Dokter & Pasien"): Ini adalah metode belajar favorit saya. Kami dibagi menjadi kelompok kecil di mana mentor berpengalaman berperan sebagai "Dokter" dan seller yang punya kendala toko menjadi "Pasien". Masalah toko dibedah langsung di tempat, mulai dari iklan yang boncos sampai strategi harga.
- Kolaborasi Toko "MBGR Shop": Sebuah inisiatif keren dari teman-teman di Bandung. Kami mengelola toko bersama di Shopee yang menjual produk milik para anggota. Ini sangat membantu untuk saling mendukung penjualan dan pengiriman instan di area Bandung.
Materi Belajar: Fokus pada Solusi Real Shopee
Dalam setiap pertemuan, baik secara daring maupun saat berkumpul di Bandung, topik yang saya pelajari sangat relevan dengan kebutuhan saat ini:
- Strategi Iklan: Kami berdiskusi mendalam soal transisi iklan manual ke fitur GMV Max, cara membaca data ROAS, dan taktik agar tidak merugi saat menaikkan budget iklan.
- Adaptasi Fitur Baru: Membedah cara memaksimalkan Shopee Video dan Live Streaming agar bisa menghasilkan konversi yang tinggi.
- Mentalitas Seller: Menghadapi isu "perang harga" atau munculnya kompetitor besar. Komunitas mengajarkan saya pentingnya membangun branding agar bisnis tetap berkelanjutan dan pikiran tetap waras.
"Di komunitas ini, saya belajar bahwa membangun bisnis bukan soal siapa yang paling murah, tapi siapa yang paling kuat mentalnya dan mau terus beradaptasi."
Semangat "Bandung Lautan Seller"
Puncak dari kebersamaan kami tervisualisasi dalam acara Bandung Lautan Seller (BLS). Awalnya direncanakan sebagai seminar formal, namun akhirnya bertransformasi menjadi "Nongkrong Akbar" di RM Ponyo, Cileunyi. Perubahan konsep ini justru membuat acara terasa lebih hangat. Tidak ada sekat formalitas, hanya ada solidaritas dan networking yang tulus antarsesama penjual.
Tertarik untuk Bergabung?
Bagi teman-teman seller Shopee, khususnya yang ada di Bandung dan sekitarnya, saya sangat menyarankan untuk ikut bergabung. Pintu MBGR selalu terbuka lebar:
- Online: Ikuti sesi Zoom rutin setiap hari Jumat pukul 16:00 - 17:30 WIB.
- Komunitas Lokal: Masuk ke grup WhatsApp atau Telegram khusus area Bandung untuk info jadwal Kopdar dan Roadshow terbaru.
Bagi saya, di MBGR kita tidak hanya mendapatkan ilmu teknis, tapi juga punya safety net berupa teman seperjuangan yang siap saling dukung saat omset sedang turun maupun saat sedang meroket. Sampai bertemu di kopdar berikutnya!

0 Response to "Belajar Shopee di Bandung: Pengalaman Saya Bertumbuh Bersama Komunitas MBGR"
Posting Komentar