" " Lulusan ITB Jualan Sembako di Pasar | GAROBLOGZ inline_google_font_css example
Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Lulusan ITB Jualan Sembako di Pasar

lulusan ITB jualan sembako di pasar
Tjarok (T. Geologi ITB '08) jualan sembako di pasar


Kalau dengar lulusan ITB bekerja di perusahaan multinasional dengan gaji ribuan dolar rasanya ga aneh ya? atau kalau lulusan ITB bikin perusahaan konsultan atau kontraktor teknik juga pasti sering kita denger. Nah kalau lulusan ITB jualan sembako di pasar traditional apa pernah denger? sepertinya jarang, kebetulan ini terjadi pada teman saya, sebut saja Tjarok (nama tidak disamarkan).

Doi ini temen saya waktu ikutan Lingkung Seni Sunda di ITB. Dengan jurusan Teknik Geologi angkatan 2008. Rasa-rasanya akademik beliau di ITB tidaklah buruk, karena yang saya liat dia rajin kuliah dan sempat jadi assisten dosen (katanya), dan lulus juga tidak telat. Namun dunia pertambangan dan perminyakan saat ini emang sedang gila-gila-an, dampaknya membuat sulit lulusan Teknik Geologi untuk dapat pekerjaan yang "wah". Padahal Teknik Geologi salah satu favorit di ITB, karena lulusannya banyak banget yang masuk perusahaan tambang besar.

Doi baru banget buka toko sembako di Pasar Kordon - Buah Batu Bandung, gatau apa yang ada di otaknya, sampai kepikiran jualan sembako di pasar, melawan arus lulusan ITB lainnya. Yang namanya sembako, ya barang dasar, banyak banget yang jual, dan persaingan harganya juga keras. Apalagi kalau jualan di pasar, denger denger sih kehidupan di pasar lebih keras dari kehidupan di kantoran. katanya...

Sukapura Jaya Toko Sembako Pasar Kordon Bandung
Sukapura Jaya Toko Sembako Pasar Kordon Bandung


Walau nyaris ga ada hubungannya antara Teknik Geologi dengan jualan di pasar tradisional, tapi pas ngobrol dengan doi, matanya berbinar dan bicara penuh semangat. kaynya doi ga menyesali pilihan tersebut.

Meski ilmu jurusan kuliahnya jadi ga kepake di pasar, tapi bukankah tidak ada ilmu yang sia sia? banyak sekali ilmu yang ia dapatkan ketika di kampus yang sangat bisa diterapkan saat jualan di pasar.

Ya kita doakan saja semoga teman saya ini TIDAK TERLALU MERUGI di tahun pertamanya jualan sembako. Dan semoga rezeki yang ia dapatkan adalah rezeki yang barokah.

Sebenernya banyak juga sih teman saya di ITB yang "salah jurusan" dan memilih untuk berdagang, dan rasanya hampir dari kesemuanya tidak menyesali pilihan tersebut, justru menikmati. Ini beberapa orang lulusan ITB yang berdagang, dan saya kenal langsung.