" " Mengeluh | GAROBLOGZ inline_google_font_css example
Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Mengeluh

Sekarang saya coba kupas apa itu mengeluh dari sudut pandang saya. Sudah banyak artikel di internet yang mengulas tentang buruknya mengeluh, bagaimana mengatasinya, dlsb. Disini saya coba ulas dengan gaya bahasa sendiri, sekaligus ajang latihan untuk memperbaiki gaya menulis.

Sebelum kita bahas lebih lanjut, post ini ada kaitannya dengan post saya sebelumnya: 5 Tips Sederhana Menghadapi Masalah. Monggo jalan-jalan dulu kesana, siapa tau bermanfaat.



Saya awali dengan mengutip lirik lagu dari salah satu band favorit saya..
... Tidakkah kau bosan menyanyikan keluhan ...
Koil - Nyanyikan Lagu Perang 

Tidakkah kau bosan menyanyikan keluhan? Koil dalam lagunya menyesalkan orang-orang yang tidak bosan-bosannya mengeluh. Karena mengeluh adalah perilaku yang tidak produktif, apakah anda tidak bosan menjadi orang yang non-produktif?

Kapan anda mengeluh? biasanya ketika anda menghadapi masalah bukan?
Apakah keluhan itu bisa jadi solusi? tentu tidak.

Semua orang pasti pernah mengeluh, mulai dari presiden sampai bayi, pasti. Ini manusiawi. Tapi sejauh mana kita mengeluh? orang yang kalah adalah orang yang larut dalam keluhan tanpa memikirkan solusi dari masalah tersebut. Jadi usahakanlah untuk tidak mengeluh, tetapi memikirkan solusi dari masalah kita.

Yang paling berbahaya dari sikap mengeluh adalah ketika kita berada dalam sebuah tim. Tim terdiri dari beberapa orang, beda kapala, beda sikap, beda pemikiran. Tapi dari semua anggota tim, yang pasti mereka adalah manusia. Semua manusia punya perasaan dan indera. Tidak bisa kita pungkiri bahwa perasaan pasti ada pengaruhnya kepada kinerja kita dalam pekerjaan.

Nah bagaimana jika anda mengeluh dalam sebuah tim? tentu tim anda melihat itu dengan inderanya dan merasakan keluhan yang anda rasakan. Tanpa anda sadari anda dan teman anda sama-sama berkeluh  dan bisa mengakibatkan seluruh tim ikut mengeluh juga. Jika hal ini terjadi, produktivitas tim dalam bekerja bisa sangat terganggu. Semua itu diawali dari hanya 1 orang saja mengeluh. Semestinya dalam tim itu dibangun suasana positif seperti optimisme dan semangat bekerja.

Tetapi di dalam sebuah tim kecil sekalipun, selalu saja ada orang yang bertipe "pengeluh", ada saja yang ia keluhkan. Untuk mengatasinya dibutuhkan leader yang berkarakter kuat, sehingga menjadi penawar dari aura negatif yang keluar dari si "pengeluh".

Inti dari tulisan ini adalah hindarilah mengeluh. Bagaimana caranya? saya pun tidak tahu, mungkin bisa dimulai dengan pembiasaan untuk tidak mengeluarkan keluhan dari mulut anda.

sekian, semoga tulisan ini bermanfaat.
sampai jumpa di self engineering berikutnya.


Bandung, 2015-01-14
GR

sumber gambar: www.dakwatuna.com