Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Cashflow Quadrant - Chapter I (bagian 1)

Dalam tulisan ini saya mau menuangkan rangkuman dan opini saya tentang buku Robert T. Kiyosaki dengan judul Cashflow Quadrant, saya akan bahas per-bab, dimulai dengan Chapter 1 ini. Bagi anda yang belum tahu Robert T. Kiyosaki, saya rekomendasikan untuk membaca terlebih dahulu bukunya yang paling fenomenal, berjudul Rich Dad Poor Dad.

Tulisan ini selain sebagai ajang berbagi kepada anda semua, tapi juga sebagai ajang saya merangkum ilmu yang saya dapatkan dari buku ini. semoga bermanfaat.

Buku ini sangat cocok sekali bagi anda yang ingin merubah orientasi keuangan anda menjadi seorang entrepreneur.

ayo kita mulai...


Pendahuluan + Bab 1: Cashflow Quadrant

Pada bab ini Kiyosaki memaparkan apa itu cashflow quadrant, cashflow quadrant adalah klasifikasi orang berdasarkan bagaimana orang tersebut mendapatkan uang. Teori ini ia dapatkan dari ayahnya yang kaya, bagi yang belum baca Rich Dad Poor Dad, Kiyosaki memiliki 2 ayah, ayah kandungnya yang disebut Poor Dad, dan ayah angkatnya yang ia sebut Rich Dad.


E = Employee

Employee adalah pegawai yang bekerja kepada suatu perusahaan atau orang lain. Contohnya buruh, PNS, dlsb. 

S = Self-employed

Quadrant S ini mungkin kita lebih mengenalnya dengan free-lancer, yakni orang-orang yang dipekerjakan berbasis proyek/tugas, bukan pekerja tetap. Contohnya adalah tukang servis TV, tukang jait, dlsb.

B = Business Owner

adalah orang yang mempunyai bisnisnya sendiri, membuat sistem sehingga dapat memperkerjakan orang lain

I = Investor 

Investor adalah orang yang berinvestasi menggunakan uangnya sehingga mendapatkan tambahan uang. Saya menyebutnya sebagai "peternak" uang.


Kiyosaki sangat menekankan akan pentingnya kebebasan finansial. Kebebasan finansial yang ia maksud adalah bukan sekedar menjadi orang yang kaya raya, akan tetapi menjadi orang yang dengan diamnya saja uang mengalir terus kepadanya. enak bukan? Contohnya seperti ini, mungkin bisnis atau pekerjaan anda menghasilkan penghasilan yang sangat besar kepada anda, tetapi ada kemungkinan semua itu hilang sehingga keuangan anda terancam, itulah yang dinamakan orang kaya raya, Sedangkan orang yang sudah mencapai kebebasan financial adalah orang yang mendapatkan uang lebih banyak dari aset yang ia punya daripada pekerjaan/bisnis yang ia lakukan. Contohnya adalah jika anda memiliki 1000 buah kontrakkan dan semua terisi penuh selama 1 tahun, maka bisa dibilang anda memiliki kebebasan finansial selama 1 tahun. Kurang lebih seperti itu apa yang dimaksud dengan kebebasan finansial.

Untuk menjadi kaya raya, anda bisa berada di quadrant mana saja, akan tetapi jika anda ingin menggapai apa yang namanya kebebasan finansial, maka mau tidak mau anda harus mememasuki quadrant I (investor).

Saat ini anda berada di quadrant mana? semua quadrant memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing. Meskipun pilihan pribadi Kiyosaki adalah quadrant B atau I, akan teapi ia tidak memaksakan pembaca untuk memilih quadrant yang sama dengannya. Karena setiap orang memiliki karakternya masing, bagi orang yang nyaman dengan keamanan dan resiko yang minimal, tentu quadrant E dan S yang cocok.

Hidup ini dinamis, anda bisa berpindah-pindah quadrant sesuai keinginan anda. Akan tetapi Kiyosaki bilang bahwa tiap quadrant membutuhkan sudut pandang yang berbeda. Perlu bekal, ilmu, dan pengalaman yang cukup agar anda bisa mendiami suatu quadrant dengan mantap.

Yang perlu anda perhatikan adalah bukan keberadaan anda saat ini di quadrant mana, akan tetapi di quadrant mana yang anda inginkan untuk mendapatkan uang? apakah anda ingin menggapai apa yang namanya kebebasan finansial? semua tergantung anda.

Cukup sekian ulasan saya tentang Bagian 1 Cashflow Quadrant, sampai jumpa di Cashflow Quadrant - Chapter 1 (bagian 2)