Butuh diskusi lebih lanjut atau punya pertanyaan spesifik? Kunjungi Halaman QnA di sini »
Pentingnya Kalkulator Target ROAS untuk Toko Ternakan Shopee
Berdasarkan diskusi yang sering muncul di kalangan praktisi marketplace belakangan ini, saya ingin membahas satu instrumen yang sangat vital dalam mengelola toko ternakan, yaitu Kalkulator Target ROAS Shopee.
Banyak dari kita yang mungkin masih bingung menentukan angka ROAS (Return on Ad Spend) yang tepat saat beriklan. Apakah harus mengikuti saran sistem? Atau ada hitungan tersendiri? Mari kita bedah konsepnya agar iklan yang kita jalankan tidak sekadar "bakar uang" tanpa hasil yang jelas.
Apa Itu Kalkulator Target ROAS?
Secara sederhana, Kalkulator Target ROAS adalah alat bantu—biasanya berbentuk spreadsheet—yang saya gunakan untuk menghitung titik impas (break-even) dan menetapkan target keuntungan dari iklan di Shopee.
Alat ini bukan sekadar pelengkap, tetapi fondasi bagi kita untuk menentukan angka berapa yang harus dimasukkan ke dalam sistem iklan agar tidak mengalami kerugian. Tanpa hitungan ini, kita seperti berjalan dalam gelap.
Konsep Utama: Net ROAS vs. Target ROAS
Dalam penerapannya, ada dua istilah kunci yang perlu kita pahami agar tidak salah langkah:
- Net ROAS (ROAS Impas): Ini adalah angka ROAS di mana keuntungan kita adalah nol. Artinya, tidak untung dan tidak rugi setelah dipotong semua biaya.
- Target ROAS (ROAS Ideal): Ini adalah angka yang kita input ke sistem iklan Shopee. Rumus sederhananya adalah: Net ROAS + 4. Penambahan angka ini bertujuan untuk memastikan tetap ada margin keuntungan bersih (net profit) yang kita dapatkan.
Komponen Biaya dalam Perhitungan
Supaya angka yang dihasilkan akurat, kalkulator ini tidak hanya melihat harga modal barang saja. Saya selalu memastikan variabel-variabel berikut masuk dalam perhitungan:
- HPP Real: Harga modal produk ditambah biaya operasional tetap. Misalnya, biaya pemrosesan pesanan yang rata-rata memakan biaya Rp1.250 per paket.
- Biaya Admin & Layanan: Ingat, potongan dari Shopee itu lumayan besar, berkisar antara 13,5% hingga 17% tergantung program yang kita ikuti.
- Voucher: Diskon atau voucher khusus pembeli baru yang kita berikan juga harus dihitung sebagai biaya.
- Overhead Non-Iklan: Ini mencakup biaya gaji karyawan, listrik, internet, hingga biaya Proxy. Biasanya saya mengalokasikan sekitar 10-15% dari omset untuk pos ini.
Mengapa Perlu Menghitung Sendiri?
Mungkin ada yang bertanya, "Kenapa tidak ikut rekomendasi ROAS dari Shopee saja biar praktis?"
Saran saya: jangan telan mentah-mentah rekomendasi tersebut. Ada dua alasan utamanya:
- Shopee Tidak Tahu HPP Kita: Rekomendasi sistem hanya didasarkan pada data pasar secara umum, bukan modal riil yang kita keluarkan.
- Faktor "Galat" (Error): Realita di lapangan sering kali menunjukkan adanya selisih. ROAS aktual yang didapat biasanya minus 2 hingga 4 poin dari target yang kita pasang di dashboard. Jadi, kalau kita pasang target pas-pasan, hasilnya bisa minus.
Strategi Implementasi di Lapangan
Setelah mendapatkan angkanya, bagaimana cara menerapkannya? Berikut strategi yang biasa saya gunakan:
1. Tetapkan Target Profit yang Masuk Akal
Target profit bersih yang disarankan minimal berada di angka 5% hingga 15% dari omset. Jangan memaksakan margin terlalu tipis jika resikonya besar.
2. Gunakan Tier Pricing
Jika Anda mengelola banyak toko, target ROAS tiap toko tidak bisa disamaratakan. Jika kita menggunakan strategi harga bertingkat atau Tier Pricing, maka target ROAS-nya pun harus disesuaikan dengan margin masing-masing toko.
3. Skala Prioritas untuk Margin Tipis
Bagaimana jika marginnya sangat tipis, misalnya hanya untung Rp1.000 atau Rp2.000? Saran saya, gunakan strategi "Iklan Produk Otomatis" atau batasi modal harian cukup Rp5.000 saja. Tujuannya hanya sekadar untuk memanasin mesin toko tanpa menggerogoti profit yang sudah tipis.
Kesimpulan
Intinya, gunakan kalkulator ini untuk menarik perhitungan mundur dari harga jual ke profit bersih. Jika hasil perhitungan menunjukkan biaya iklan per pesanan (Cost Per Sales) sudah melebihi profit bersih, itu tandanya lampu merah. Iklan tersebut harus segera dievaluasi atau diganti strateginya.

0 Response to "Cara Menghitung Target ROAS Shopee: Jangan Asal Ikut Rekomendasi Sistem"
Posting Komentar