My Sticky Gadget

Belajar Jualan Online di Shopee
Beranda · Self-engineering · bisnis · Memoar · Review Buku · Thoughts · Tentang Saya ·

Cara Menghitung ROAS Shopee Agar Tidak Boncos: Strategi Anti-Galat

Cara Menghitung ROAS Shopee Agar Tidak Boncos: Strategi Anti-Galat

Halo teman-teman seller. Banyak dari kita, terutama yang baru terjun berjualan online, sering mengalami fase "boncos" alias rugi saat mulai beriklan. Salah satu penyebab utamanya biasanya karena kita hanya mengikuti rekomendasi otomatis dari platform tanpa perhitungan matang.

Padahal, perlu diingat bahwa platform seperti Shopee tidak mengetahui HPP (Harga Pokok Penjualan) atau margin keuntungan kita secara spesifik. Kali ini, saya ingin membagikan rangkuman strategi mengenai perhitungan ROAS (Return on Ad Spend) yang ideal dan bagaimana cara menyiasati algoritma iklan terbaru agar profit kita tetap aman.

1. Jangan Asal Ikut Rekomendasi Shopee

Kesalahan fatal yang sering saya temui—dan mungkin pernah saya lakukan juga—adalah menggunakan angka ROAS rekomendasi Shopee tanpa menghitung margin sendiri. Perlu dipahami, rekomendasi dari sistem biasanya jauh di bawah target sehat kita sebagai penjual.

Tujuannya sistem seringkali adalah perputaran GMV (Gross Merchandise Value), bukan profitabilitas toko kita secara spesifik. Secara kasar, sistem tidak peduli apakah kita untung atau tidak, yang terpenting adalah adanya perputaran GMV yang besar dan kompetitif.

2. Cara Menghitung Target ROAS Ideal

Sebelum mulai menyalakan iklan (setting iklan), saya mewajibkan diri sendiri untuk tahu angka "titik impas". Bagaimana caranya? Berikut rumus sederhana yang biasa saya gunakan:

Langkah 1: Hitung Sisa Budget

Pertama, kita harus tahu berapa uang yang tersisa dari setiap penjualan.

Sisa Budget = Harga Jual - (HPP + Admin Fee + Biaya Operasional/Packing)

Langkah 2: Tentukan ROAS

Setelah ketemu sisa budget, barulah kita hitung ROAS-nya.

Target ROAS = Harga Jual ÷ Sisa Budget

Contoh kasus: Jika Anda ingin menghabiskan semua sisa margin untuk iklan demi mengejar omset, itulah angka Break Even Point (BEP) ROAS Anda. Namun, jika tujuan Anda adalah profit, maka target ROAS harus di set di atas angka tersebut.

Ingat, prinsipnya bukan "ROAS makin tinggi makin bagus", tapi "ROAS makin mendekati target profit kita, itulah yang bagus".

3. Memahami "Galat" (Error Margin) Algoritma

Di era fitur iklan GMV Max seperti sekarang, angka yang kita atur tidak akan berjalan 100% akurat. Ada yang disebut sebagai "galat" atau error margin.

  • Rata-rata galat saat ini berkisar antara minus 2 hingga minus 4.
  • Artinya, jika saya menargetkan ROAS 10, realisasinya di lapangan mungkin hanya dapat 6 atau 7.

Strategi saya: Jika target ideal saya adalah 10, saya tidak akan memasang angka 10 di pengaturan. Saya akan pasang di angka 12 atau 13 (Target + Galat) untuk mengamankan profit saya.

4. Kapan Menggunakan Auto vs Manual ROAS?

Iklan GMV Max umumnya memiliki dua fase: Fase Auto dan Fase Custom (Manual) ROAS. Kapan kita harus memakai masing-masing fase ini?

Fase Auto (Pemanasan)

Gunakan fase ini untuk produk baru atau produk yang belum memiliki data funnel (Add to Cart/Checkout) yang cukup. Tujuan fase ini murni untuk mencari data, bukan profit.

Kapan Pindah ke ROAS Manual?

Saran saya, jangan buru-buru. Pindahlah ke pengaturan ROAS hanya jika:

  • Orderan sudah konsisten (misal: minimal 1 order/hari atau akumulasi 7 order dalam seminggu).
  • Lower funnel (seperti Add to Cart) sudah terbentuk datanya.

Risiko Pindah: Saat saya memindahkan pengaturan dari Auto ke ROAS, biasanya traffic akan terasa "mendelep" atau turun drastis selama 3-5 hari pertama. Ini adalah hal yang wajar karena algoritma sedang belajar ulang. Jangan panik dan jangan langsung diubah-ubah lagi.

5. Masalah Umum: Iklan Tidak Jalan (Tidak Spending)

Pernahkah Anda memasang target ROAS tinggi, tetapi iklannya malah tidak jalan alias budget tidak terpakai? Itu biasanya terjadi karena algoritma Shopee merasa tidak bisa mencarikan pembeli dengan target seefisien itu untuk produk kita.

Solusi yang bisa dicoba:

  1. Turunkan sedikit target ROAS-nya agar jangkauan lebih luas.
  2. Lakukan strategi pancingan seperti Friend Order (FO) untuk memancing algoritma agar ROAS tercatat tinggi di awal, sehingga iklan kembali disebar oleh sistem.

Kesimpulan

Iklan GMV Max dengan target ROAS memang didesain agar kita tidak boncos, tetapi kuncinya ada pada kita sendiri. Kita harus memberikan "bantalan" angka (galat) agar realisasinya sesuai harapan.

Terakhir, hindari kebiasaan sering mengutak-atik iklan harian. Algoritma butuh waktu untuk belajar. Evaluasi sebaiknya dilakukan per 7 hari atau bahkan per 30 hari untuk melihat data yang lebih valid.

Semoga tips ini membantu Anda mengatur strategi iklan yang lebih efisien!

Bagikan :

Facebook Twitter

0 Response to "Cara Menghitung ROAS Shopee Agar Tidak Boncos: Strategi Anti-Galat"

Posting Komentar