My Sticky Gadget

Belajar Jualan Online di Shopee
Beranda · Self-engineering · bisnis · Memoar · Review Buku · Thoughts · Tentang Saya ·

Mengapa Komunitas Penting di Era Perubahan Aturan Ternak Toko

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, teman-teman. Melihat dinamika sekarang ini, ada beberapa contoh pergolakan yang terjadi di dunia per-shopee-an, yaitu aturan KTP harus sama dengan rekening, NIB yang masih simpang siur, serta pajak PMK 37 yang sudah mulai jelas apa yang harus dilakukan.

Meskipun banyak seller yang panik, saya sarankan untuk tetap tenang. Lambat laun, semua akan semakin jelas. Pantau saja perkembangannya, terutama jika Anda memiliki komunitas. Kesusahan akan terasa berat jika Anda tidak memiliki komunitas. Jadi, carilah komunitas atau bisa bergabung dengan saya di grup dropship atau yang lainnya.

Mengapa saya membahas ini? Setidaknya ada dua orang yang bertanya kepada saya, "Ternak toko bagaimana, Kang? Gara-gara aturan NIB, pajak, dan rekening yang harus sama dengan KTP, ternak toko jadi makin susah, dong?" Mereka yang bertanya seperti itu berarti mereka menjalankan ternak toko sendirian.

Jika sendirian, memang akan terasa sulit dan berat ke depannya, apalagi kita tidak tahu tantangan apa lagi yang akan muncul. Mungkin akan semakin berat. Jika ada yang bertanya seperti itu kepada saya, itu berarti mereka tidak memiliki tempat untuk bertanya mengenai hal tersebut, atau mungkin teman-teman mereka tidak melakukan hal yang sama seperti yang mereka lakukan.

Artinya, lebih baik bergabung dengan saya, ikut serta di bootcamp ternak toko. Kita akan menghadapi tantangan seperti itu bersama-sama. Di bootcamp ternak toko, semuanya menjalankan bisnis yang sama, sehingga kita memiliki satu frekuensi dan kasus yang dihadapi pun serupa. Meskipun di awal kita mungkin tidak tahu solusinya, namun jika dihadapi bersama-sama dan secara tematik, akan terasa lebih mudah.

Berbeda jika Mas yang ternak toko itu bertanya kepada orang yang juga berjualan, tetapi tidak melakukan ternak toko. Memang senasib, tapi akan membingungkan. Akan jauh lebih baik jika dihadapi bersama-sama. Oleh karena itu, Anda bisa bergabung dengan bootcamp ternak toko bersama saya dan Mas Tumiawan. Insyaallah, saat artikel ini dibuat, kami sedang membuka Batch 16. Silakan cek di ghanirozaqi.com.

Mengenai poin yang menyebut 'makin susah', ya, saya akui memang ternak toko makin susah. Ini tidak bisa dimungkiri. Apalagi jika dilakukan sendirian, secara umum ternak toko memang makin susah, dan jika sendirian akan lebih sulit lagi. Jadi, sekali lagi, jika ingin menghadapinya bersama-sama, bergabunglah dengan bootcamp ternak toko. Bahkan jika Anda sudah terbiasa ternak toko, tetaplah bergabung dengan komunitas kami karena kita akan melangkah bersama.

Poin kedua, semakin susah artinya semakin sedikit orang yang berani dan mau mencoba ternak toko. Ini karena mereka tidak tahu caranya dan ada banyak sekali hambatan. Dalam istilah kerennya, 'barrier to entry'-nya jadi tinggi. Dan ketika barrier to entry tinggi, persaingan justru akan menjadi rendah.

Bagi saya, ini justru menggembirakan! Saya akan terus maju karena saya sangat memahami manfaat dari ternak toko. Saya akan terus berusaha mencari solusi untuk setiap kendala, dan itu semua akan dilakukan bersama-sama.

Intinya, sekali lagi adalah kebersamaan. Dan inti dari artikel ini adalah mengajak Anda untuk bergabung dengan bootcamp ternak toko bersama saya dan Mas Tumiawan. Kunjungi ghanirozaqi.com sekarang juga!

Bagikan :

Facebook Twitter

0 Response to "Mengapa Komunitas Penting di Era Perubahan Aturan Ternak Toko"

Posting Komentar