My Sticky Gadget

Bajuyuli baju muslim anak perempuan
Beranda · Self-engineering · bisnis · Memoar · Review Buku · Thoughts · Tentang Saya ·

Strategi Iklan Shopee: Kapan Waktu yang Tepat Pindah dari GMV Max Auto ke ROAS?

Strategi Iklan Shopee: Kapan Waktu yang Tepat Pindah dari GMV Max Auto ke ROAS?

Banyak teman-teman seller di forum harian sering bertanya kepada saya: "Kapan sih saat yang pas buat memindahkan iklan dari tipe Auto ke ROAS?"

Pertanyaan ini krusial karena kalau kita asal pindah tanpa data yang matang, iklan yang tadinya 'gacor' bisa tiba-tiba 'mendelep' atau mati suri. Berdasarkan pengalaman saya mengelola banyak toko, berikut adalah panduan praktis yang saya gunakan.

1. Kejar Konsistensi, Bukan Sekadar Angka

Saya selalu menekankan bahwa parameter utama untuk pindah ke GMV Max ROAS adalah konsistensi orderan. Saya tidak menyarankan pindah hanya karena dalam satu hari tiba-tiba ada "duren runtuh" atau orderan melonjak drastis.

Indikator "matang" yang saya gunakan adalah ketika produk tersebut sudah menghasilkan minimal satu pesanan setiap hari secara rutin selama setidaknya satu hingga dua minggu terakhir. Jika dalam 7 hari terakhir sudah ada minimal 7 pesanan, itu adalah sinyal kuat bahwa produk Anda sudah siap.

2. Pastikan Funnel Sudah "Gendut"

GMV Max ROAS bekerja dengan cara melakukan retargeting atau menargetkan kembali orang-orang yang sudah punya interaksi dengan produk kita. Oleh karena itu, saya biasanya melihat apakah lower funnel sudah terbentuk atau belum.

Apa saja indikatornya?

  • Jumlah Add to Cart (ATC) sudah banyak dan stabil.
  • Banyak calon pembeli yang sudah melakukan klaim voucher toko.
  • Iklan Auto Anda sudah secara konsisten menghabiskan modal harian yang diset.

Jika funnel ini belum besar, iklan ROAS Anda akan kesulitan mencari audiens, yang berujung pada anggaran iklan yang tidak terserap sama sekali.

3. Menentukan Target ROAS yang Realistis

Saat saya memutuskan untuk pindah ke ROAS, saya tidak pernah mentah-mentah mengikuti rekomendasi Shopee karena mereka tidak tahu HPP (Harga Pokok Penjualan) kita. Strategi saya adalah:

  • Hitung ROAS ideal berdasarkan margin profit Anda.
  • Tembak angka ROAS aktual yang didapat saat fase Auto, lalu tambahkan "galat" atau bantalan sekitar +2 hingga +4 poin agar performa tidak langsung drop.

4. Siap Menghadapi Fase "Mendelep"

Satu hal yang harus saya ingatkan: hampir selalu terjadi penurunan performa selama 3 hingga 5 hari pertama setelah pindah dari Auto ke ROAS. Iklan biasanya akan "belajar" kembali untuk mencari audiens yang paling tepat sesuai target ROAS yang Anda tentukan.

Pesan saya, jangan panik dan jangan langsung dikembalikan ke Auto. Sabarlah minimal satu minggu untuk melihat hasilnya. Jika setelah seminggu masih loyo, saya biasanya memancingnya menggunakan strategi Friend Order untuk memberikan sinyal positif pada algoritma.

Kesimpulan

Bagi saya, pindah ke GMV Max ROAS adalah fase untuk scale up, bukan untuk mencari pembeli pertama. Pastikan produk Anda sudah punya histori, ulasan, dan trafik yang stabil di fase Auto sebelum melangkah ke strategi yang lebih lanjut.

Mari kita terus bereksperimen, karena di dunia marketplace, data di lapangan jauh lebih berharga daripada teori.

Bagikan :

Facebook Twitter

0 Response to "Strategi Iklan Shopee: Kapan Waktu yang Tepat Pindah dari GMV Max Auto ke ROAS?"

Posting Komentar