My Sticky Gadget

Bajuyuli baju muslim anak perempuan
Beranda · Self-engineering · bisnis · Memoar · Review Buku · Thoughts · Tentang Saya ·

Pentingnya Bersikap Adaptif di Era AI yang Super Cepat

# Saya menggunakan blok kode ini sebagai "Canvas" untuk memudahkan Anda menyalin markup HTML-nya. # Silakan salin teks di bawah ini dan tempelkan ke mode HTML di editor Blogger Anda.

Pentingnya Bersikap Adaptif di Era AI yang Super Cepat

Kita saat ini hidup di zaman yang bergerak super duper cepat, terutama dalam konteks kecerdasan buatan atau AI. Saya merasa AI bakal masuk ke seluruh relung kehidupan kita. Tidak hanya bagi pebisnis, tapi mulai dari pendidik, murid, hingga guru. Kita semua harus bersiap karena dampaknya akan terasa ke siapa saja.

Kali ini saya ingin berbagi tentang pentingnya bersikap adaptif. Mungkin dari dulu kita sudah sering mendengar bahwa hidup itu harus adaptif, apalagi bagi pebisnis. Perubahan akan selalu ada, namun sekarang situasinya jauh lebih mendesak. Mengapa? Karena perubahannya terjadi dalam hitungan minggu, bukan lagi tahun.

Loncatan Teknologi yang Tidak Terbayangkan

Saya ingat sekali, di awal tahun 2025 yang lalu, kualitas foto yang dihasilkan AI masih jauh lebih jelek dibandingkan hari ini. Sekarang, hanya dalam waktu singkat, hasilnya sudah jauh lebih bagus dan halus. Perkembangan ini benar-benar tidak terduga cepatnya.

Salah satu fenomena menarik yang saya amati adalah munculnya Vibe Coding. Dulu, orang yang tidak bisa coding mungkin mustahil bisa membuat aplikasi atau website sendiri. Sekarang, siapa pun bisa membuat aplikasi atau web app hanya dengan memberikan instruksi kepada mesin. Karena coding bersifat deterministik, mesin bisa melakukannya dengan sangat baik jika kita tahu cara memerintahnya.

"Jika kita tidak adaptif menghadapi perubahan ini, jujur saja, itu sangat berbahaya. Kita bisa tertinggal jauh dalam waktu yang sangat singkat."

Tips Saya: Jangan Ragu Bereksperimen

Secara pribadi, saya tidak ragu untuk mencoba dan berlangganan tools AI versi premium yang baru muncul. Misalnya, ketika saya mencoba Dreamina dan melihat hasilnya luar biasa, saya langsung berlangganan tanpa berpikir panjang. Memang, terkadang ada tools yang setelah dicoba ternyata tidak sesuai ekspektasi. Jika begitu, saya tinggal berhenti berlangganan (unsubscribe).

Poin utamanya bukan soal biayanya, tapi upaya saya untuk terus mendorong diri sendiri agar tetap adaptif. AI akan menjadi seperti internet atau listrik di masa depan; kita mungkin tidak akan bisa hidup tanpanya.

Memaksimalkan NotebookLM untuk Belajar Cepat

Jika saya harus memberikan satu tips teknis untuk teman-teman, mulailah mempelajari NotebookLM dari Google. Ini adalah pangkal yang sangat bagus untuk mulai mengulik AI. Tool ini memungkinkan saya belajar apa saja dengan sangat cepat dan langsung menghadapi ketakutan atau hambatan mental (fear) saat mempelajari hal baru.

Cara saya menggunakannya cukup sederhana:

  • Kumpulkan semua sumber belajar yang terpercaya (video YouTube, artikel website, atau dokumen PDF).
  • Masukkan semuanya ke dalam NotebookLM.
  • Ajukan pertanyaan langsung pada sumber tersebut.

Kelebihan NotebookLM adalah tingkat "halusinasi" yang rendah karena ia hanya menjawab berdasarkan data yang kita berikan. Sebagai contoh, baru-baru ini saya sedang mengulik cara mengoptimasi OBS agar bisa melakukan fitur zoom otomatis. Jika menonton tutorial panjang di YouTube mungkin butuh waktu lama, tapi dengan bantuan NotebookLM, saya bisa memahaminya hanya dalam waktu 60 menit.

Membuka Blind Spot Melalui Komunitas

Meskipun AI dan YouTube sudah memberikan banyak sekali informasi, saya merasa masih ada satu hal yang tidak bisa dipenuhi oleh mesin, yaitu blind spot atau titik buta yang hanya bisa dibuka melalui interaksi sosial. Kita butuh teman atau mentor untuk saling meyakinkan dan berbagi penemuan.

Oleh karena itu, saya menginisiasi sebuah Klub AI. Ini bukan kelas berbayar, melainkan sebuah kelompok belajar atau komunitas tempat kita bisa peer-to-peer sharing. Entah itu secara online melalui Zoom atau pertemuan offline, tujuannya adalah agar kita bisa saling belajar dan tidak "digilas" oleh zaman.

Bagi yang tertarik untuk berdiskusi lebih lanjut atau ingin bergabung dalam kelompok belajar ini, silakan hubungi saya melalui ghanirozaqi.com. Mari kita belajar bareng agar tetap relevan di tengah perubahan yang luar biasa ini.

Bagikan :

Facebook Twitter

0 Response to "Pentingnya Bersikap Adaptif di Era AI yang Super Cepat"

Posting Komentar